Menu

Dark Mode
Kejari Buru Terima Tahap II Kasus Dugaan Penggelapan Dalam Jabatan, Tersangka Sumardin Alias Dino Segera Disidangkan DPRD Kabupaten Buru Dorong Pengelolaan Tambang Legal Gunung Botak Demi Kesejahteraan Rakyat Emigran TKA Asal China Diduga Kuat Masih Berada di Lokasi Jalur B Kali Air Nurlatu Berjumlah 13 0rang Satreskrim Tipikor Polres Buru Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Waegeren Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Buru Tegaskan Nilai Luhur sebagai Kunci Persatuan dan Perdamaian Rangkaian Hari Raya Idul Adha 1447 H: Polres Buru Laksanakan Sholat Berjamaah dan Penyembelihan Kurban, Perkuat Nilai Pengorbanan dan Berbagi

Buru

DPRD Kabupaten Buru Dorong Pengelolaan Tambang Legal Gunung Botak Demi Kesejahteraan Rakyat

badge-check


					DPRD Kabupaten Buru Dorong Pengelolaan Tambang Legal Gunung Botak Demi Kesejahteraan Rakyat Perbesar

Ambon – Menyusul berbagai dinamika dan permasalahan yang muncul di kawasan Tambang Emas Gunung Botak, Pulau Buru. Pimpinan beserta Anggota DPRD Kabupaten Buru mengambil langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Gubernur Maluku, Bapak Hendrik Lewerissa, pada Kamis (4/6/2026 ).

Pertemuan ini merupakan wujud
nyata komitmen lembaga perwakilan rakyat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat serta masa depan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD
Kabupaten Buru secara resmi menyampaikan sejumlah rekomendasi yang disusun berdasarkan hasil pembahasan mendalam, peninjauan langsung ke lapangan, serta menghimpun aspirasi dari berbagai elemen masyarakat. Rekomendasi tersebut menyoroti pentingnya pengelolaan tambang yang tidak hanya mengutamakan keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, serta kestabilan sosial di wilayah tersebut.

“Pengelolaan Tambang Emas Gunung Botak harus dilakukan secara terukur, sesuai aturan hukum, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.
Keberadaannya harus memberikan manfaat nyata, bukan justru menimbulkan kerusakan lingkungan atau menimbulkan permasalahan sosial,” tegas salah satu pimpinan DPRD dalam penyampaiannya.

Lebih lanjut, DPRD Kabupaten Buru
berharap Pemerintah Provinsi Maluku dapat berperan aktif sebagai jembatan koordinasi dengan pemerintah pusat. Hal ini
mengingat isu Gunung Botak telah
berlangsung selama bertahun – tahun dan menyangkut kepentingan yang lebih luas, baik bagi daerah maupun negara. Diperlukan kebijakan yang tepat dan solusi yang komprehensif agar persoalan ini dapat terselesaikan secara berkelanjutan.

Audiensi ini juga menjadi bukti
keseriusan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan dan representasi rakyat. Di tengah berbagai tantangan yang ada, jalur dialog dan koordinasi lintas tingkat pemerintahan dipilih sebagai upaya menghadirkan solusi terbaik.

Diharapkan melalui pertemuan ini, terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Tujuannya adalah mewujudkan pengelolaan sumber daya alam di Gunung Botak yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, menjaga kelestarian alam, serta menjadi penggerak ekonomi yang
adil dan berkelanjutan bagi Kabupaten Buru dan Maluku secara keseluruhan. (Yyt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kejari Buru Terima Tahap II Kasus Dugaan Penggelapan Dalam Jabatan, Tersangka Sumardin Alias Dino Segera Disidangkan

5 June 2026 - 11:55 WIB

Emigran TKA Asal China Diduga Kuat Masih Berada di Lokasi Jalur B Kali Air Nurlatu Berjumlah 13 0rang

3 June 2026 - 14:36 WIB

Satreskrim Tipikor Polres Buru Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Waegeren

2 June 2026 - 15:09 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Buru Tegaskan Nilai Luhur sebagai Kunci Persatuan dan Perdamaian

2 June 2026 - 08:22 WIB

Rangkaian Hari Raya Idul Adha 1447 H: Polres Buru Laksanakan Sholat Berjamaah dan Penyembelihan Kurban, Perkuat Nilai Pengorbanan dan Berbagi

28 May 2026 - 12:57 WIB

Trending on Buru