Menu

Dark Mode
Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang Awas, Anggaran Porprov Agam Rawan

Bogor

Rudy Susmanto Akan Maksimalkan Kebudayaan dalam 100 Hari Kerja

badge-check


					Rudy Susmanto Akan Maksimalkan Kebudayaan dalam 100 Hari Kerja Perbesar

SAB-DA.com – Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto, berkomitmen memaksimalkan kebudayaan dalam 100 hari kerja. Hal itu akan dilaksanakan jika ia terpilih sebagai Bupati Bogor pada Pilkada mendatang.

Rudy menjelaskan, salah satu program 100 hari kerja Rudy-Jaro Ade adalah mengedukasi masyarakat melalui kebijakan pemerintah. “Contoh dari sisi rambu jalan, dalam 100 hari kerja kita ubah ke tiga bahasa,” katanya, Selasa (19/11/24).

Rambu-rambu jalan tersebut akan ditulis dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Sunda sebagai bagian dari kebijakan budaya. “Tentunya budaya menjadi akar pembangunan Kabupaten Bogor,” lanjut Rudy menegaskan pentingnya budaya lokal.

Rudy mengungkapkan, dirinya telah memulai langkah memajukan budaya saat menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor. Salah satunya adalah melalui pembuatan Peraturan Daerah (Perda) Pemajuan Kebudayaan.

“Terkait Perda Pemajuan Kebudayaan, kami mengatur insentif untuk para pelaku dan penjaga budaya di Bogor,” ujarnya. “Kami ingin desa diurus, kota ditata, dan budaya terjaga,” tambah Rudy dalam penjelasannya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor, Ade Ruhandi, menyoroti tantangan budaya di kalangan muda. Menurutnya, budaya luar yang tidak sesuai mulai memengaruhi perilaku generasi muda.

“Kami berkomitmen menangani pergeseran budaya, termasuk masalah zona merah penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda,” jelas Ade. Pemerintahan Rudy-Jaro Ade akan fokus pada pembinaan generasi muda sebagai prioritas pembangunan.

Rudy dan Ade percaya, kebijakan berbasis budaya mampu memperkuat identitas daerah dan membangun masyarakat Bogor yang berdaya saing. “Budaya adalah warisan yang harus kita lestarikan, untuk Bogor yang lebih maju dan bermartabat,” pungkas Rudy. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN

10 September 2026 - 12:37 WIB

Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL

10 September 2026 - 05:05 WIB

Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat

9 September 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

9 September 2026 - 09:52 WIB

Bankeu Desa Kabupaten Bogor Disorot, BPI KPNPA RI Temukan Dugaan Pemalsuan Dokumen dan “Setoran Koordinasi”

8 September 2026 - 00:25 WIB

Trending on Bogor