Menu

Dark Mode
OPINI : Ketika Gas 3 Kg Menjadi Barang Mewah bagi Warga Kolaka Nurjannah Rahawarin Tegaskan Aksi Jilid II LMND, Desak APH Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran KTM Rp28 Miliar Viral di Media Sosial, Bupati Buru Gunakan Dana Pribadi Tambal Jalan Berlubang MCW Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Buru Rp33 Miliar Polres Buru Tegaskan Tidak Ada Barang Bukti 80 Gram dalam Kasus Saleh Tan Rudy Susmanto Kembali Antar Pemkab Bogor Raih WTP, Komitmen Tata Kelola Bersih Makin Kuat

International

Presiden Prabowo Dorong Kerja Sama Bisnis untuk Pertumbuhan dan Perdamaian di APEC CEO Summit

badge-check


					Presiden Prabowo Dorong Kerja Sama Bisnis untuk Pertumbuhan dan Perdamaian di APEC CEO Summit Perbesar

Presiden Prabowo Dorong Kerja Sama Bisnis untuk Pertumbuhan dan Perdamaian di APEC

SAB-DA.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato utama dalam APEC CEO Summit di Peru, Kamis, 14 November 2024. Ia menekankan pentingnya sektor bisnis dan wirausaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta menciptakan perdamaian global.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengapresiasi undangan tersebut. Ia menyebut komunitas bisnis sebagai motor utama penciptaan lapangan kerja. “Tanpa partisipasi aktif dari sektor ekonomi, kita tidak bisa mencapai pertumbuhan dan kesejahteraan,” tegasnya.

Presiden Prabowo menyebut kawasan Pasifik sebagai wilayah dinamis dengan potensi besar dalam teknologi, demografi, dan sumber daya alam. Meski dihadapkan ketegangan geopolitik, ia optimistis bahwa pemimpin dunia akan memilih kebaikan bersama.

“Terobosan teknologi yang luar biasa menuntut pemimpin lebih bijaksana karena teknologi bisa membawa kemajuan atau kehancuran,” ungkapnya.

Presiden Prabowo memaparkan komitmen Indonesia dalam mencapai swasembada energi hijau. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi energi panas bumi terbesar di dunia. “Kita punya 60 persen potensi panas bumi dunia. Ini peluang besar mengganti bahan bakar fosil,” katanya.

Ia juga menyoroti peluang kerja sama Indonesia-Peru, dengan Indonesia mempertahankan ekonomi kuat meski pandemi. Dengan inflasi 2 persen, Indonesia terus mendorong stabilitas dan membuka peluang investasi asing.

Reformasi di sektor kesehatan dan pendidikan juga dijelaskan, termasuk membuka pintu untuk universitas dan rumah sakit asing. Presiden menekankan pentingnya kawasan ekonomi khusus untuk menarik investasi teknologi dan maritim.

“Kami bertekad melakukan hilirisasi sumber daya perikanan dan akuakultur, mengolah potensi perairan kami,” ujar Prabowo.

Ia menutup pidatonya dengan undangan bagi pelaku bisnis Pasifik untuk berinvestasi di Indonesia. “Kami melindungi investasi dan berkomitmen menciptakan kondisi ekonomi yang menguntungkan,” pungkas Presiden. (red/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sikap Tegas Indonesia atas Konflik Lebanon Selatan

22 March 2026 - 01:42 WIB

Sikap Tegas Indonesia atas Konflik Lebanon Selatan

Izin Keramaian: Syarat, Dasar Hukum, dan Cara Mengurusnya

14 March 2026 - 16:54 WIB

Izin Keramaian: Syarat

KPK Tangkap Bupati Cilacap dalam Kasus Dugaan Pemerasan THR, Uang Setoran Capai Rp610 Juta

14 March 2026 - 16:43 WIB

KPK Tangkap Bupati Cilacap

Rapat Koordinasi Komunikasi TNI 2026: Penguatan Sistem Komunikasi Militer Menuju TNI Prima

12 March 2026 - 16:18 WIB

Rapat Koordinasi Komunikasi TNI

OTT KPK di Rejang Lebong: Bupati dan Empat Orang Jadi Tersangka Dugaan Suap Proyek

11 March 2026 - 16:12 WIB

OTT KPK di Rejang
Trending on Jakarta