SAB-DA.com – Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat, pada Minggu, 10 November 2024. Kehadirannya disambut meriah oleh diaspora Indonesia yang menantikan di depan hotel tempat Presiden menginap.
Diana, diaspora asal New York, bahkan telah berangkat sejak pukul 4 pagi. “Dari pagi kita sudah start datang ke sini,” ujarnya, mengaku sangat terharu.
Diana menyatakan, “Saya sampai menangis, terharu banget perjuangan kita, alhamdulillah Pak Prabowo jadi presiden.” Ia menambahkan bahwa semangatnya tak surut walau sempat harus berganti bus.
Vanesa Angela dan sepupunya, Jay, turut menyambut kedatangan Presiden dengan antusias. “Nervous, tapi senang. Orangnya baik, ternyata persis seperti di TV,” kata Angela.
Angela berbagi pengalaman ketika sepupunya, Jay, dicium dan disapa langsung oleh Presiden. “Baik banget,” ujarnya penuh kebahagiaan.
Fauzan, seorang mahasiswa di Amerika Serikat, berharap kunjungan ini mempererat hubungan kedua negara. Ia menyebut pentingnya pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Presiden Joe Biden.
“Kami sangat senang bisa bertemu Pak Presiden di sini,” kata Fauzan Diaspora Indonesia. Ia berharap kunjungan ini meningkatkan kerja sama dalam ekonomi, keamanan, dan edukasi.
Memes Wisoko, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), merasa bangga dapat bertemu langsung dengan Presiden. “Pak Prabowo sangat berwibawa dan ramah,” tutur Memes dengan bangga.
Memes berharap kunjungan ini menguatkan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat. “Harapannya, negara kita terdengar dan maju melalui hubungan baik ini,” lanjutnya.
Warga diaspora yang hadir menunjukkan antusiasme dan kecintaan terhadap tanah air, meski tinggal jauh di negeri orang. Mereka optimistis bahwa kunjungan Presiden Prabowo akan membawa manfaat bagi Indonesia dan hubungan internasional yang lebih baik.
Kunjungan ini diharapkan membawa perubahan positif, khususnya bagi pengembangan kerja sama bilateral. Indonesia dan Amerika Serikat diharapkan dapat saling mendukung di berbagai sektor. (fz/*)











