Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Sidak Pasar Cibinong Jelang Idul Fitri, Pemkab Bogor Pastikan Harga dan Stok Aman

badge-check


					Sidak Pasar Cibinong Jelang Idul Fitri, Pemkab Bogor Pastikan Harga dan Stok Aman Perbesar

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rakyat Cibinong pada Selasa (17/3).
Langkah ini dilakukan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri.

Sidak dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika.
Turut hadir Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta jajaran Perumda Pasar Tohaga.

Dalam pemantauan tersebut, sejumlah komoditas terpantau mengalami kenaikan harga.
Minyak goreng Minyak Kita naik dari HET Rp15.700 menjadi sekitar Rp19.000 per liter.

Lonjakan harga juga terjadi pada cabai rawit di pasar tradisional.
Harga yang sebelumnya Rp95.000–Rp100.000 kini mencapai Rp120.000 per kilogram.

Kenaikan harga turut terjadi pada ayam broiler di tingkat pedagang.
Dari Rp38.000 per kilogram, kini meningkat menjadi Rp45.000 per kilogram.

Sementara itu, beberapa kebutuhan pokok lain masih relatif stabil di pasaran.
Beras, daging sapi, bawang merah, dan telur ayam tidak mengalami perubahan signifikan.

Sekda Ajat Rochmat Jatnika menyebut kondisi stok bahan pokok masih aman.
Distribusi beras, terigu, serta pasokan daging dan ayam tetap berjalan lancar.

“Secara umum ketersediaan barang mencukupi, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, khususnya cabai rawit dan minyak goreng,” ujarnya.

Ia juga menyoroti distribusi Minyak Kita yang sempat mengalami hambatan.
Kondisi tersebut dipicu keterbatasan pasokan dari Bulog ke pasar.

Pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait.
Langkah ini dilakukan agar distribusi kembali normal dalam waktu dekat.

“Kenaikan harga menjelang Idul Fitri merupakan hal yang wajar karena permintaan meningkat. Kondisi ini juga mencerminkan daya beli masyarakat yang cenderung naik,” jelas Ajat. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor