Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Sidak Pasar Cibinong Jelang Idul Fitri, Pemkab Bogor Pastikan Harga dan Stok Aman

badge-check


					Sidak Pasar Cibinong Jelang Idul Fitri, Pemkab Bogor Pastikan Harga dan Stok Aman Perbesar

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rakyat Cibinong pada Selasa (17/3).
Langkah ini dilakukan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri.

Sidak dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika.
Turut hadir Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta jajaran Perumda Pasar Tohaga.

Dalam pemantauan tersebut, sejumlah komoditas terpantau mengalami kenaikan harga.
Minyak goreng Minyak Kita naik dari HET Rp15.700 menjadi sekitar Rp19.000 per liter.

Lonjakan harga juga terjadi pada cabai rawit di pasar tradisional.
Harga yang sebelumnya Rp95.000–Rp100.000 kini mencapai Rp120.000 per kilogram.

Kenaikan harga turut terjadi pada ayam broiler di tingkat pedagang.
Dari Rp38.000 per kilogram, kini meningkat menjadi Rp45.000 per kilogram.

Sementara itu, beberapa kebutuhan pokok lain masih relatif stabil di pasaran.
Beras, daging sapi, bawang merah, dan telur ayam tidak mengalami perubahan signifikan.

Sekda Ajat Rochmat Jatnika menyebut kondisi stok bahan pokok masih aman.
Distribusi beras, terigu, serta pasokan daging dan ayam tetap berjalan lancar.

“Secara umum ketersediaan barang mencukupi, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, khususnya cabai rawit dan minyak goreng,” ujarnya.

Ia juga menyoroti distribusi Minyak Kita yang sempat mengalami hambatan.
Kondisi tersebut dipicu keterbatasan pasokan dari Bulog ke pasar.

Pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait.
Langkah ini dilakukan agar distribusi kembali normal dalam waktu dekat.

“Kenaikan harga menjelang Idul Fitri merupakan hal yang wajar karena permintaan meningkat. Kondisi ini juga mencerminkan daya beli masyarakat yang cenderung naik,” jelas Ajat. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor