Menu

Dark Mode
Proyek Jalan Gunung Botak Picu Polemik, 12 Fasilitas Penambang Rusak Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan Tingkatkan Kualitas Orator Perempuan, Pac Fatayat Nu Neglasari Gelar Pelatihan Public Speaking Di Aula Kecamatan Ciledug DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan ASN Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi Polres Buru Gelar Kegiatan Operasional Triwulan I 2026 Sinergikan Strategi Kamtibmas

Bogor

Sekda Bogor Jadi Juru Bicara Bupati, LSM Orbit Nusantara: Aneh dan Tidak Etis

badge-check


					Sekda Bogor Jadi Juru Bicara Bupati, LSM Orbit Nusantara: Aneh dan Tidak Etis Perbesar

BOGOR | SAHABAT PEMDA – Ketua LSM Orbit Nusantara, H. Amirulloh, menyoroti pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, terkait adanya pencatutan nama Bupati Bogor dalam urusan pertanahan di Desa Cipelang.

Menurut Amirulloh, pernyataan Ajat justru menimbulkan tanda tanya besar. Sebab, seakan-akan Sekda berperan sebagai juru bicara pribadi Bupati Bogor, padahal dalam persoalan sensitif seperti pencatutan nama, semestinya Bupati sendiri yang menyampaikan klarifikasi secara langsung kepada publik.

“Kenapa justru Sekda yang tampil membantah dan menjelaskan panjang lebar? Ini membuat publik menilai seakan-akan Sekda menjadi corong resmi Bupati dalam kasus ini. Padahal yang dicatut namanya adalah Bupati, bukan Sekda,” tegas Amirulloh, Selasa (23/9/2025).

Ia menilai, klarifikasi yang terlalu jauh oleh Sekda bisa memunculkan kesan bahwa Bupati Bogor menghindar dari persoalan serius.

Lebih lanjut, Amirulloh menegaskan, posisi Sekda adalah aparatur sipil negara (ASN) yang tugas utamanya menjalankan roda birokrasi, bukan membela atau menjadi tameng bagi kepala daerah.

“Sekda itu jabatan teknis dan administratif. Kalau sudah masuk ranah politik pencatutan nama, apalagi menyangkut integritas Bupati, seharusnya Bupati sendiri yang bicara, bukan diwakilkan,” imbuhnya.

Amirulloh pun meminta agar Bupati Bogor turun langsung memberikan klarifikasi secara terbuka. Hal ini penting agar masyarakat mendapat kepastian dan tidak menimbulkan spekulasi liar yang bisa merugikan citra pemerintah daerah.

“Kalau memang tidak pernah ditelepon dan tidak mengenal pihak yang mengaku-ngaku itu, Bupati harus tegas bicara di depan publik. Jangan berlindung di balik Sekda,” tutupnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan

12 April 2026 - 05:47 WIB

DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan ASN

7 April 2026 - 16:46 WIB

DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas

Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi

7 April 2026 - 04:34 WIB

Musrenbang RKPD 2027

Relawan SAHARA Hadiri dan Meriahkan Milad Owner PT Hiraya Baraya, Bu Hajjah Nurlela

3 April 2026 - 01:57 WIB

Seluruh Camat dan Kepala Desa Didorong Ikut Tes Urine, DPRD Apresiasi Langkah Nyata Bupati Bogor

2 April 2026 - 12:57 WIB

Trending on Bogor