Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi

badge-check


					Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi Perbesar

BOGOR – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menghadiri forum Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten untuk tahun anggaran 2027.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD di tingkat kabupaten merupakan tahapan akhir dari rangkaian panjang proses perencanaan pembangunan. Sebelumnya, proses tersebut telah dimulai dari musrenbang di tingkat desa hingga kecamatan.

Menurut Sastra, forum ini menjadi wadah untuk menyatukan seluruh usulan yang telah dihimpun dari bawah. Hasil musrenbang desa dan kecamatan kemudian dibahas kembali dalam Musrenbang RKPD tingkat Kabupaten Bogor.

“Ini merupakan tahapan dari kita melaksanakan musrenbang desa, musrenbang kecamatan, kemudian ditindaklanjuti oleh Musrenbang RKPD tingkat Kabupaten Bogor,” kata Sastra Winara, Selasa, (7/4/2026).

Ia menambahkan, hasil dari forum tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Bogor tahun 2027.

Lebih lanjut, Sastra menyebutkan bahwa berbagai program yang akan masuk dalam APBD 2027 merupakan hasil dari aspirasi masyarakat. Aspirasi itu disampaikan melalui musrenbang di tingkat desa dan kecamatan, serta melalui kegiatan reses anggota DPRD di masing-masing daerah pemilihan.

Seluruh hasil reses tersebut, kata dia, juga telah dibawa dan disampaikan dalam forum Musrenbang RKPD sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah.

Ia menegaskan, penyusunan postur APBD tidak dilakukan secara instan. Setiap program yang masuk telah melalui tahapan perencanaan yang matang sejak jauh hari, bahkan dimulai satu tahun sebelumnya.

Dengan demikian, program-program dalam APBD bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil dari proses panjang yang disusun secara sistematis dan melibatkan berbagai pihak, terutama masyarakat. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor