Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Pemkab Bogor Tindaklanjuti Tiga Inpres untuk Perkuat Ketahanan Pangan

badge-check


					Pemkab Bogor Tindaklanjuti Tiga Inpres untuk Perkuat Ketahanan Pangan Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menindaklanjuti sejumlah Instruksi Presiden (Inpres) melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, di Ruang Rapat Wabup, Cibinong, Selasa (15/4).

Rapat ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Staf Ahli Bidang Ekbang, Analis Kebijakan Utama, serta perwakilan dari Bappedalitbang, BPKAD, Distanhorbun, DKP, DPUPR, dan Disdagin.

Instruksi yang dibahas antara lain Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi dalam rangka mendukung swasembada pangan.

Selanjutnya, Inpres Nomor 3 Tahun 2025 tentang pendayagunaan penyuluh pertanian, serta Inpres Nomor 6 Tahun 2025 mengenai pengadaan, pengelolaan gabah/beras dalam negeri, dan penyaluran cadangan beras pemerintah.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menegaskan komitmen Pemkab Bogor dalam menindaklanjuti arahan presiden. Salah satunya dengan menyiapkan dukungan program, anggaran, dokumen perizinan, penyediaan lahan siap bangun, serta penguatan kelembagaan irigasi. Selain itu, pemerintah daerah juga akan menerima hasil kegiatan dari pusat dan melaksanakan operasi serta pemeliharaan jaringan irigasi setelah serah terima.

“Instruksi tersebut bagian dari upaya nasional memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Jaro Ade.

Ia juga menjelaskan bahwa Inpres Nomor 3 Tahun 2025 mendorong percepatan swasembada pangan melalui penguatan peran penyuluh pertanian, koordinasi lintas kementerian, serta peningkatan kapasitas lembaga penyuluhan.

“Pemkab Bogor diminta menyiapkan data, memfasilitasi pengalihan ASN penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian, serta mendukung pembinaan petani dan optimalisasi balai penyuluhan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jaro Ade menyampaikan bahwa Inpres Nomor 6 Tahun 2025 mengatur langkah terkoordinasi dalam pengadaan dan pengelolaan gabah/beras domestik serta penyaluran cadangan beras pemerintah.

“Langkah ini bertujuan memperkuat cadangan beras nasional, meningkatkan pendapatan petani, dan mendukung tercapainya swasembada beras,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Bogor bersama perangkat daerah terkait akan berkoordinasi dengan Forkopimda dalam pelaksanaan kebijakan ini. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor