Menu

Dark Mode
OPINI : Ketika Gas 3 Kg Menjadi Barang Mewah bagi Warga Kolaka Nurjannah Rahawarin Tegaskan Aksi Jilid II LMND, Desak APH Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran KTM Rp28 Miliar Viral di Media Sosial, Bupati Buru Gunakan Dana Pribadi Tambal Jalan Berlubang MCW Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Buru Rp33 Miliar Polres Buru Tegaskan Tidak Ada Barang Bukti 80 Gram dalam Kasus Saleh Tan Rudy Susmanto Kembali Antar Pemkab Bogor Raih WTP, Komitmen Tata Kelola Bersih Makin Kuat

Edukasi

HPT Muhammadiyah : Iman Kepada Allah yang Maha Mulia

badge-check


					HPT Muhammadiyah : Iman Kepada Allah yang Maha Mulia Perbesar

EDUKASI – Wajib kita percaya akan Allah Tuhan kita (4). Dialah Tuhan yang sebenarnya, yang menciptakan segala sesuatu dan Dialah yang pasti adanya (5).

Dialah yang pertama tanpa permulaan dan yang akhir tanpa penghabisan (6). Tiada sesuatu yang menyamai-Nya (7). Yang Esa tentang ketuhanan-Nya (8).

Yang hidup dan pasti ada dan mengadakan segala yang ada (9).

Yang mendengar dan yang melihat (10). Dan Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu (11).

Perihal-Nya apabila ia menghendaki sesuatu Ia firmankan: “Jadilah”! maka jadilah sesuatu itu (12).

Dan dia mengetahui segala sifat kesempurnaan. Yang suci dari sifat mustahil dan segala kekurangan (14).

Dialah yang menjadikan sesuatu menurut kemauan dan kehendakNya. Segala sesuatu ada ditangan-Nya dan kepada-Nya akan kembali (15).

PERHATIAN

Allah tidak menyuruh kita membicarakan hal-hal yang tidak tercapai oleh akal dalam hal kepercayaan (16). Sebab akal manusia tidak mungkin mencapai pengertian tentang Dzat Allah dan hubungannya dengan sifat-sifat yang ada pada-Nya. Maka janganlah engkau membicarakan hal itu (17). Tak ada
kesangsian tentang adanya. ”Adakah orang ragu tentang Allah yang menciptakan langit dan bumi”? (Surat Ibrahim:10).

Memang Al-Qur’an telah menutup pintu pemikiran dalam membicarakan hal yang tak mungkin tercapai oleh akal dengan firman-Nya yang berbunyi: ”Tiada sesuatu yang serupa dengan-Nya”. (QS.Syura: 11).

Diapun telah menjelaskan bahwa kekuatan akal itu terbatas dan bahwa Dia meliputi semua manusia, dalam firman-Nya: “Dia tahu segala yang ada dimuka dan dibelakang mereka sedang pengetahuan mereka tak mungkin mendalami-Nya.” (Surat Thaha ayat 110).

Bagi orang mukmin cukuplah bila mereka memikirkan segala makhluk Nya, guna membuktikan ada-Nya, kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya.(18)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jutaan Orang Minangkabau Menyebut Istri Bukan dengan Namanya – Ini Alasannya dan Maknanya sangat Dalam

28 April 2026 - 12:49 WIB

Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan

12 April 2026 - 05:47 WIB

Tingkatkan Kualitas Orator Perempuan, Pac Fatayat Nu Neglasari Gelar Pelatihan Public Speaking Di Aula Kecamatan Ciledug

11 April 2026 - 03:12 WIB

Definisi dan Cabang Filsafat Ditinjau dari Etika Profesi PR

31 March 2026 - 14:38 WIB

Definisi dan Cabang Filsafat

Muhammadiyah Tetapkan Jadwal Ramadhan, Idulfitri, dan Idul adha 2026 (1447 H)V

17 March 2026 - 15:29 WIB

Muhammadiyah Tetapkan Jadwal Ramadhan
Trending on Edukasi