Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

TNI

Rapat Koordinasi Komunikasi TNI 2026: Penguatan Sistem Komunikasi Militer Menuju TNI Prima

badge-check


					Rapat Koordinasi Komunikasi TNI 2026: Penguatan Sistem Komunikasi Militer Menuju TNI Prima Perbesar

SAHABAT PEMDA | JAKARTAKepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon bersama Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Basuki Rochmat secara resmi membuka Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026).

Rakor Komlek TNI 2026 mengusung tema “Skomlek TNI Siap Mewujudkan TNI yang Prima Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat”.
Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sistem komunikasi dan elektronika di lingkungan TNI.

Dalam sambutannya, Kasum TNI menegaskan bahwa sistem Komlek memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran komunikasi militer yang cepat, aman, dan terintegrasi.
Kemampuan tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung sistem komando dan pengendalian dalam setiap operasi TNI.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi komunikasi dan elektronika menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan operasi militer modern.
Penguasaan spektrum elektromagnetik dinilai mampu menciptakan dominasi informasi serta meningkatkan efektivitas komando kendali di medan operasi.

Kasum TNI juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas personel Komlek TNI.
Penguatan sumber daya manusia harus dilakukan melalui pendidikan formal, pelatihan teknis, serta penguasaan teknologi komunikasi terkini.

Selain itu, sistem komunikasi dan elektronika TNI perlu terus diperbarui agar lebih modern, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan operasional TNI secara menyeluruh.

Dalam arahannya, Kasum TNI turut menyoroti pentingnya kesiapan Komlek dalam mendukung operasi militer di berbagai wilayah.
Termasuk di daerah yang masih memiliki keterbatasan jaringan komunikasi.

Penguatan infrastruktur komunikasi, pembangunan jaringan terpusat, serta peningkatan interoperabilitas antar matra menjadi langkah strategis yang harus dilakukan.
Upaya tersebut bertujuan memastikan kelancaran operasi sekaligus menjaga keunggulan informasi di medan tugas.

Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika TNI Tahun Anggaran 2026 kemudian ditutup secara resmi oleh Askomlek Panglima TNI.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta menyelaraskan strategi menghadapi perkembangan teknologi komunikasi dan dinamika peperangan modern. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama

23 July 2026 - 02:40 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Antar Kabupaten Bogor Raih Warta Kota Award 2026 atas Program Penciptaan Lapangan Kerja dan UMKM

6 July 2026 - 12:11 WIB

Wali Nagari Situmbuk Ikuti Program “Kepala Desa Masuk Kampus” di UI, Perkuat Kepemimpinan dan Inovasi Nagari

3 July 2026 - 09:07 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Diakui Sukses Bangun Infrastruktur dan Konektivitas Daerah

11 June 2026 - 16:18 WIB

Diduga Sebarkan Isu Hoaks, Wakil Ketua KNPI BURU Sutrisno Buru MENEKAN Segera Pulihkan Nama Baik RM. AYAH ATAS

8 May 2026 - 15:55 WIB

Trending on Jakarta