Menu

Dark Mode
Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang Awas, Anggaran Porprov Agam Rawan

Bogor

Bupati Bogor Apresiasi TNI

badge-check


					Bupati Bogor Apresiasi TNI Perbesar

Babakan Madang– Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menghadiri kegiatan penutupan Serbuan Teritorial TNI Tahun 2025 yang dilaksanakan di Lapangan Bola Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (24/9/25).

Program Serbuan Teritorial merupakan kegiatan yang digagas oleh Markas Besar TNI, dengan tujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasinya kepada jajaran TNI, khususnya Pusterad, yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam berbagai program pembangunan.

“Pemerintah Kabupaten Bogor sejak awal telah bersinergi dengan TNI melalui berbagai program. Salah satunya adalah program bina lingkungan masyarakat, karya bakti TNI, maupun TMMD. Semua ini bertujuan mempercepat pembangunan hingga ke tingkat paling bawah,” ungkap Bupati.

Terkait program ketahanan pangan, Bupati Bogor menjelaskan bahwa Serbuan Teritorial memiliki fokus berbeda dengan program tersebut.

“Ketahanan pangan ada programnya sendiri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian. Sementara Serbuan Teritorial bentuknya berbeda, lebih pada penguatan wilayah, biasanya dilaksanakan di daerah perbatasan atau daerah konflik seperti di Papua. Untuk di Kabupaten Bogor, kegiatan ini kami sinergikan dengan program pembangunan daerah, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni,” jelas Rudy.

Bupati Bogor menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan kurang lebih 3.750 unit rumah untuk diperbaiki melalui APBD Perubahan 2025, yang tersebar di 40 kecamatan dan 416 desa. Program ini berjalan beriringan dengan intervensi pembangunan lain, termasuk yang dilaksanakan melalui sinergi dengan TNI, Polri, dan DPR RI.

“Yang dari APBD murni ada sekitar 3.750 rumah. Selain itu, kami juga memiliki program kolaborasi dengan TNI maupun Polri, tujuannya sama: percepatan pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat. Bahkan program pusat melalui DPR RI pun tetap terkoordinasi dengan pemerintah daerah, agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan,” terang Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa seluruh data penerima bantuan diverifikasi mulai dari tingkat RT/RW hingga pemerintah desa, lalu dihimpun di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bogor.

“Data dari bawah sangat penting agar tidak ada satu rumah mendapat dua bantuan. Semua usulan baik dari APBD, TNI, maupun pusat, tetap melalui rekomendasi pemerintah daerah,” imbuhnya.

Kemudian, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), Letnan Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno menegaskan bahwa kegiatan Serbuan Teritorial merupakan salah satu program Mabes TNI dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80. 

Program ini dihadirkan untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kegiatan nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Serbuan Teritorial ini tujuannya agar tercipta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dalam rangka HUT TNI ke-80, Panglima TNI menggulirkan berbagai kegiatan bakti, salah satunya yang dilaksanakan di Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor,” jelas Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno.

Menurutnya, dipilihnya Bojong Koneng karena lokasinya dekat dengan Ibu Kota, namun masih banyak masyarakat yang kondisi kehidupannya belum memadai. Oleh 

karena itu, TNI hadir dengan sejumlah program, mulai dari renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan MCK, perbaikan rumah ibadah, hingga perbaikan jalan alternatif yang kerap digunakan masyarakat. Selain itu, penyediaan air bersih menjadi prioritas. 

“Air adalah sumber kehidupan. Di musim hujan tidak masalah, tapi di musim kemarau masyarakat sering kesulitan. Maka di sini kita bor enam titik, dan Alhamdulillah menghasilkan air bersih yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ungkapnya.

Program Serbuan Teritorial juga sejalan dengan program unggulan TNI AD dalam penyediaan air bersih yang saat ini sudah mencapai 5.000 titik pengeboran di seluruh Indonesia.

Menurut Letjen TNI Syafei Kasno, kegiatan serupa tidak hanya berlangsung di Kabupaten Bogor. Pusterad juga melaksanakan program karya bakti di berbagai wilayah, seperti Butoh, Indramayu, Cirebon, Subang, hingga Sajira, Banten.

“Serbuan Teritorial ini adalah wujud nyata bakti TNI kepada rakyat. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat,” pungkas Danpusterad. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN

10 September 2026 - 12:37 WIB

Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL

10 September 2026 - 05:05 WIB

Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat

9 September 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

9 September 2026 - 09:52 WIB

Bankeu Desa Kabupaten Bogor Disorot, BPI KPNPA RI Temukan Dugaan Pemalsuan Dokumen dan “Setoran Koordinasi”

8 September 2026 - 00:25 WIB

Trending on Bogor