Menu

Dark Mode
Proyek Jalan Gunung Botak Picu Polemik, 12 Fasilitas Penambang Rusak Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan Tingkatkan Kualitas Orator Perempuan, Pac Fatayat Nu Neglasari Gelar Pelatihan Public Speaking Di Aula Kecamatan Ciledug DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan ASN Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi Polres Buru Gelar Kegiatan Operasional Triwulan I 2026 Sinergikan Strategi Kamtibmas

Bogor

Tabir Gelap Bromelia Resort: Dugaan Pelanggaran Izin Mengemuka Pasca Pembongkaran Hibisc Fantasy

badge-check


					Tabir Gelap Bromelia Resort: Dugaan Pelanggaran Izin Mengemuka Pasca Pembongkaran Hibisc Fantasy Perbesar

SAHABAT PEMDA | BOGOR – Pembongkaran tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak Bogor telah membuka mata publik terhadap berbagai dugaan pelanggaran yang selama ini tersembunyi di balik kemegahan destinasi wisata di kawasan Puncak.

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam menertibkan lahan milik PT Jaswita mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara Dan Pengawasan Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor Raya, Rizwan Riswanto.

Rizwan menegaskan bahwa pembersihan terhadap pelanggaran lahan di Puncak tidak boleh berhenti hanya pada Hibisc Fantasy. Menurutnya, masih banyak hotel dan resort yang perlu ditelusuri lebih jauh terkait status tanah serta perizinannya. Salah satu yang disebutnya secara langsung adalah Bromelia Resort, yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut.

“Jangan sampai tindakan ini berhenti di satu titik saja. Bromelia Resort juga harus diperiksa izin-izinnya. Apakah mereka beroperasi sesuai aturan atau justru ada pelanggaran di balik kemewahan yang mereka tawarkan?” ujar Rizwan dalam keterangannya, Jumat (7/3)

Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bogor, didesak untuk segera menurunkan tim investigasi guna memastikan bahwa Bromelia Resort tidak beroperasi di atas lahan yang bermasalah. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah harus berani mengambil tindakan tegas sebagaimana yang dilakukan terhadap Hibisc Fantasy.

Masyarakat pun mulai mempertanyakan keberadaan Bromelia Resort yang selama ini terkesan aman dari sorotan publik. Apakah ada kekuatan besar yang melindungi kepentingan bisnis tersebut? Ataukah hanya menunggu waktu sebelum pelanggaran diungkap ke permukaan? Desakan agar penegakan hukum dilakukan secara merata semakin menguat.

Jika terbukti melakukan pelanggaran tata ruang atau tidak memiliki izin yang lengkap, maka tidak ada alasan bagi pemerintah untuk diam. Tindakan tegas harus segera diambil, agar tidak ada lagi oknum pengusaha yang bermain dengan regulasi demi keuntungan pribadi. Pemerintah tidak boleh tunduk pada tekanan pihak-pihak tertentu yang ingin mempertahankan status quo.

Kasus Hibisc Fantasy telah menjadi preseden penting dalam penertiban tempat wisata dan resort di kawasan Puncak Bogor. Kini, giliran Bromelia Resort yang berada di bawah sorotan. Apakah mereka benar-benar bersih, atau justru ada fakta tersembunyi yang belum terungkap? Semua mata kini tertuju pada langkah pemerintah selanjutnya.

Sumber (Ketua BPI KPNPA RI Bogor Raya

Editor : Fz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan

12 April 2026 - 05:47 WIB

DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan ASN

7 April 2026 - 16:46 WIB

DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas

Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi

7 April 2026 - 04:34 WIB

Musrenbang RKPD 2027

Relawan SAHARA Hadiri dan Meriahkan Milad Owner PT Hiraya Baraya, Bu Hajjah Nurlela

3 April 2026 - 01:57 WIB

Seluruh Camat dan Kepala Desa Didorong Ikut Tes Urine, DPRD Apresiasi Langkah Nyata Bupati Bogor

2 April 2026 - 12:57 WIB

Trending on Bogor