Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Bogor Pecahkan Rekor MURI dalam Pawai Busana Daur Ulang Terbesar

badge-check


					Bogor Pecahkan Rekor MURI dalam Pawai Busana Daur Ulang Terbesar Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatat sejarah dengan meraih Rekor MURI. Mereka sukses menggelar pawai busana daur ulang terbesar. Acara ini melibatkan 3.425 peserta dari Kampung Ramah Lingkungan (KRL). Pawai berlangsung di Lapangan Tegar Beriman, Kamis (5/12/24).

Di acara yang sama, Pemkab Bogor memberi apresiasi kepada penggiat KRL. Mereka juga memberi penghargaan kepada sekolah berbasis lingkungan. Semua ini dikemas dalam Bogor Kampung Ramah Lingkungan (BKRL) Award 2024.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan program KRL melibatkan masyarakat. Program ini mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

“Melalui KRL, masyarakat diharapkan lebih sadar menjaga kelestarian lingkungan. Ini juga mitigasi perubahan iklim,” ungkap Ajat.

Ajat menambahkan, BKRL Award adalah bentuk terima kasih Pemkab kepada penggiat lingkungan. Pemkab juga menyediakan dana pembinaan sebesar Rp784.500.000.

“Mari kita bangun kepedulian lingkungan sejak dini. Selamat kepada pemenang BKRL Award 2024,” tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Subiantoro, menilai acara ini sangat penting. Pemerintah mengapresiasi kampung yang mengelola lingkungannya secara mandiri dan berkelanjutan.

“Ini juga edukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan. Tujuannya menciptakan wilayah yang asri dan sehat,” jelas Subiantoro.

Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Pawai ini mencatatkan jumlah peserta terbanyak dalam sejarah.

“Jumlah 3.425 peserta adalah rekor nasional. MURI sangat mengapresiasi inisiatif lingkungan dari Kabupaten Bogor,” ungkap Awan.

Menurut Awan, pencapaian ini bukan sekadar rekor. MURI ingin mendorong kebanggaan nasional di bidang lingkungan hidup.

Pawai ini membuktikan komitmen warga Bogor terhadap lingkungan. Masyarakat antusias berpartisipasi dan menunjukkan kesadaran tinggi.

Dengan pencapaian ini, Kabupaten Bogor berharap bisa menjadi contoh nasional. Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi daerah lain untuk menjaga lingkungan. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor