Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Bogor Pecahkan Rekor MURI dalam Pawai Busana Daur Ulang Terbesar

badge-check


					Bogor Pecahkan Rekor MURI dalam Pawai Busana Daur Ulang Terbesar Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatat sejarah dengan meraih Rekor MURI. Mereka sukses menggelar pawai busana daur ulang terbesar. Acara ini melibatkan 3.425 peserta dari Kampung Ramah Lingkungan (KRL). Pawai berlangsung di Lapangan Tegar Beriman, Kamis (5/12/24).

Di acara yang sama, Pemkab Bogor memberi apresiasi kepada penggiat KRL. Mereka juga memberi penghargaan kepada sekolah berbasis lingkungan. Semua ini dikemas dalam Bogor Kampung Ramah Lingkungan (BKRL) Award 2024.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan program KRL melibatkan masyarakat. Program ini mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

“Melalui KRL, masyarakat diharapkan lebih sadar menjaga kelestarian lingkungan. Ini juga mitigasi perubahan iklim,” ungkap Ajat.

Ajat menambahkan, BKRL Award adalah bentuk terima kasih Pemkab kepada penggiat lingkungan. Pemkab juga menyediakan dana pembinaan sebesar Rp784.500.000.

“Mari kita bangun kepedulian lingkungan sejak dini. Selamat kepada pemenang BKRL Award 2024,” tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Subiantoro, menilai acara ini sangat penting. Pemerintah mengapresiasi kampung yang mengelola lingkungannya secara mandiri dan berkelanjutan.

“Ini juga edukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan. Tujuannya menciptakan wilayah yang asri dan sehat,” jelas Subiantoro.

Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Pawai ini mencatatkan jumlah peserta terbanyak dalam sejarah.

“Jumlah 3.425 peserta adalah rekor nasional. MURI sangat mengapresiasi inisiatif lingkungan dari Kabupaten Bogor,” ungkap Awan.

Menurut Awan, pencapaian ini bukan sekadar rekor. MURI ingin mendorong kebanggaan nasional di bidang lingkungan hidup.

Pawai ini membuktikan komitmen warga Bogor terhadap lingkungan. Masyarakat antusias berpartisipasi dan menunjukkan kesadaran tinggi.

Dengan pencapaian ini, Kabupaten Bogor berharap bisa menjadi contoh nasional. Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi daerah lain untuk menjaga lingkungan. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor