Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Strategi Atasi Kemacetan Puncak, Pj. Bupati Bogor dan Wamenhub Gelar Rakor

badge-check


					Strategi Atasi Kemacetan Puncak, Pj. Bupati Bogor dan Wamenhub Gelar Rakor Perbesar

Strategi Atasi Kemacetan Puncak

SAB-DA.com | CIBINONG – Penjabat (Pj.) Bupati Bogor, Bachril Bakri, dan Wakil Menteri Perhubungan RI, Suntana, menggelar rapat koordinasi.
Rakor membahas penanganan kemacetan di kawasan Puncak, digelar di Cibinong, Rabu (20/11).

Rakor juga membahas persiapan angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Hadir Plt. Kepala BPTJ, Dirjen Perhubungan Darat, Kepala BKT, Kabag Ops Korlantas Polri, dan Dirlantas Polda Jabar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Wakapolres Bogor, serta jajaran Kemenhub dan Pemkab Bogor turut hadir.
“Kami berdiskusi mencari solusi untuk kemacetan Puncak, khususnya di tujuh titik dari Ciawi hingga Cisarua,” ujar Bachril.

Bachril memaparkan solusi jangka pendek dan panjang, termasuk sistem satu arah (one way) serta angkutan massal.
“Melanjutkan pembangunan Jalur Puncak II juga jadi prioritas untuk solusi jangka panjang,” tambahnya.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, menyiapkan tiga strategi: jangka pendek, menengah, dan panjang.
“Pembangunan jalan tol dan jalur alternatif adalah solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan,” jelasnya.

Ia menuturkan, pembangunan tol Caringin-Cisarua direkomendasikan oleh Kementerian PUPR untuk mengatasi kemacetan.
“Kami juga mengusulkan percepatan pembangunan Jalur Puncak II kepada pemerintah pusat,” imbuh Suntana.

Sebanyak 37% pengguna jalur Puncak menuju Cipanas dan Cianjur, sehingga perlu arus kendaraan terpecah.
“Rekomendasi lain adalah membangun jalan layang untuk mengatasi kemacetan yang makin kronis,” ungkap Suntana.

Pj. Bupati Bogor mendukung strategi, termasuk pembangunan jalur kereta api di masa mendatang.
“Semua rencana ini diharapkan mengurangi kemacetan yang selalu terjadi pada akhir pekan dan libur panjang,” tutupnya. (Fz/Diskominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor