Menu

Dark Mode
BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

Trending

Prabowo Subianto dan Xi Jinping Saksikan Penandatanganan Kesepakatan Strategis Indonesia-Tiongkok

badge-check


					Prabowo Subianto dan Xi Jinping Saksikan Penandatanganan Kesepakatan Strategis Indonesia-Tiongkok Perbesar

SAB-DA.comPresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Xi Jinping. Pertemuan berlangsung di Great Hall of the People, Beijing, pada Sabtu, 9 November 2024. Keduanya menyaksikan penandatanganan beberapa kesepakatan strategis.

Kesepakatan ini memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok di berbagai bidang penting. Adapun sejumlah kesepakatan yang ditandatangani mencakup sektor ekonomi, perikanan, dan sumber daya alam.

Kesepakatan pertama mencakup Protokol Persyaratan Fitosanitari untuk ekspor buah kelapa segar Indonesia. Protokol ini memungkinkan kelapa Indonesia memasuki pasar Tiongkok dengan standar keamanan tertentu.

“Ekspor kelapa segar menjadi peluang baru bagi petani Indonesia,” kata Prabowo. Kesepakatan ini membuka akses lebih luas bagi produk kelapa nasional ke pasar internasional.

Selain itu, ada Pedoman Kerja Teknis untuk mempromosikan perikanan tangkap berkelanjutan. Kerja sama ini mencakup teknik penangkapan ikan yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Kesepakatan lain adalah Memorandum Saling Pengertian (MoU) tentang Penguatan Kerja Sama Ekonomi Biru. Ekonomi Biru menjadi fokus bersama untuk mengoptimalkan potensi laut secara bertanggung jawab.

Kerja sama dalam sektor mineral turut disepakati, dengan penandatanganan MoU tentang Sumber Daya Mineral dan Mineral Hijau. Hal ini mencerminkan komitmen kedua negara dalam eksplorasi sumber daya yang berkelanjutan.

“Pengembangan mineral hijau penting untuk masa depan energi ramah lingkungan,” tambah Prabowo. Mineral hijau dinilai sebagai komponen utama dalam transisi energi berkelanjutan.

MoU lainnya adalah kerja sama di bidang sumber daya air, serta Penilaian Kesesuaian. Kerja sama ini ditujukan untuk mengelola sumber daya air secara optimal dan aman bagi masyarakat.

Kesepakatan-kesepakatan ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam hubungan Indonesia-Tiongkok. Kedua negara berkomitmen memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi yang saling menguntungkan.

Penandatanganan tersebut mencerminkan keinginan Indonesia dan Tiongkok untuk meningkatkan hubungan bilateral. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sikap Tegas Indonesia atas Konflik Lebanon Selatan

22 March 2026 - 01:42 WIB

Sikap Tegas Indonesia atas Konflik Lebanon Selatan

Izin Keramaian: Syarat, Dasar Hukum, dan Cara Mengurusnya

14 March 2026 - 16:54 WIB

Izin Keramaian: Syarat

KPK Tangkap Bupati Cilacap dalam Kasus Dugaan Pemerasan THR, Uang Setoran Capai Rp610 Juta

14 March 2026 - 16:43 WIB

KPK Tangkap Bupati Cilacap

Rapat Koordinasi Komunikasi TNI 2026: Penguatan Sistem Komunikasi Militer Menuju TNI Prima

12 March 2026 - 16:18 WIB

Rapat Koordinasi Komunikasi TNI

OTT KPK di Rejang Lebong: Bupati dan Empat Orang Jadi Tersangka Dugaan Suap Proyek

11 March 2026 - 16:12 WIB

OTT KPK di Rejang
Trending on Jakarta