Menu

Dark Mode
BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

Bogor

Wamendagri dan Sekda Bogor Tinjau Perbaikan Irigasi di Ciseeng untuk Swasembada Pangan

badge-check


					Wamendagri dan Sekda Bogor Tinjau Perbaikan Irigasi di Ciseeng untuk Swasembada Pangan Perbesar

SAHABAT PEMDA | CISEENG – Wamendagri Bima Arya Sugiarto didampingi Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengunjungi irigasi Sasak, Ciseeng, Jumat (27/12).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau strategi perbaikan irigasi guna mencapai target swasembada pangan tahun 2027.

Dalam kunjungan tersebut, hadir perwakilan Pemprov Jawa Barat, Kepala Dinas PUPR, dan Plt. Camat Ciseeng.
Para kepala desa setempat juga turut mendampingi sebagai bagian dari koordinasi daerah dalam perencanaan irigasi.

Wamendagri menegaskan pentingnya percepatan swasembada pangan melalui rehabilitasi irigasi di berbagai daerah di Indonesia.
“Kementerian Dalam Negeri memastikan data kebutuhan rehabilitasi dari seluruh kepala daerah dikumpulkan dengan baik,” ujarnya.

Bima Arya menjelaskan, data yang lengkap akan membantu dana dari Kemenko Pangan dialokasikan secara efektif.
“Mana yang siap, matang, dan jelas usulannya, itu yang akan dikerjakan,” kata Wamendagri.

Strategi rehabilitasi irigasi dapat memaksimalkan hampir 3 juta hektar lahan irigasi untuk mendukung swasembada pangan.
“Hari ini saya melihat usulan titik rehabilitasi, termasuk di Kecamatan Ciseeng,” ungkap Bima Arya.

Potensi perikanan di Kecamatan Ciseeng menjadi fokus rehabilitasi, mengingat daerah ini dikenal sebagai kawasan minapolitan.
“Kami ingin bergerak cepat, dengan fokus pada perikanan karena potensinya sangat besar,” tambahnya.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyebut enam daerah irigasi telah diusulkan untuk rehabilitasi.
“Skala prioritas mencakup Jasinga, Nanggung, Jonggol, dan Cariu, yang membutuhkan suplai air besar,” kata Ajat.

Irigasi Sasak Ciseeng berfungsi untuk perikanan dan merupakan pusat produksi bibit ikan terbesar di Jawa Barat.
“Beberapa kali daerah ini mengalami kerugian akibat banjir, sehingga perlu perbaikan irigasi,” ujar Ajat.

Rehabilitasi irigasi diharapkan mempercepat swasembada pangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan. (fz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak

11 September 2026 - 23:51 WIB

Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN

10 September 2026 - 12:37 WIB

Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL

10 September 2026 - 05:05 WIB

Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat

9 September 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

9 September 2026 - 09:52 WIB

Trending on Bogor