Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Utang RSUD Cibinong Terus Berulang, Bupati Bogor Diminta Tidak Tinggal Diam

badge-check


					Utang RSUD Cibinong Terus Berulang, Bupati Bogor Diminta Tidak Tinggal Diam Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONG – Pola utang belanja yang terus berulang di RSUD Cibinong dari tahun ke tahun kian menimbulkan pertanyaan besar tentang kualitas tata kelola keuangan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bogor tersebut. Berdasarkan data laporan keuangan, RSUD Cibinong mencatat utang belanja modal sebesar Rp1,66 miliar pada 2022, melonjak menjadi Rp6,41 miliar pada 2023, dan masih menyisakan Rp4,56 miliar hingga akhir 2024.

Utang-utang tersebut berasal dari pengadaan alat kesehatan, peralatan penunjang rumah sakit, teknologi informasi, hingga pembangunan gedung yang barangnya telah diterima dan dicatat sebagai aset, namun pembayarannya selalu tertunda hingga melewati tutup tahun anggaran.

Kondisi ini dinilai bukan lagi persoalan teknis administrasi, melainkan indikasi kuat lemahnya perencanaan dan pengendalian anggaran di internal RSUD Cibinong.

Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI-KPNPA RI) Kabupaten Bogor, Rizwan Riswanto, menegaskan bahwa pola utang yang muncul setiap akhir tahun merupakan sinyal kegagalan manajemen.

“Kalau setiap tahun RSUD selalu meninggalkan utang belanja miliaran rupiah, itu bukan kebetulan. Itu menunjukkan ketidakmampuan perencanaan anggaran dan manajemen keuangan yang serius,” kata Rizwan, Rabu (17/12).

Lebih lanjut, Rizwan menekankan bahwa persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut oleh kepala daerah. Ia menilai Bupati Bogor Rudy Susmanto memiliki tanggung jawab langsung untuk mengambil langkah tegas.

“Bupati tidak boleh mendiamkan persoalan seperti ini. Ini rumah sakit milik daerah, menggunakan uang rakyat. Kalau dibiarkan, berarti membiarkan potensi masalah yang lebih besar di kemudian hari,” tegasnya.

Menurut Rizwan, langkah strategis harus segera diambil, mulai dari audit internal, evaluasi sistem perencanaan anggaran, hingga penilaian ulang terhadap kinerja pimpinan dan manajemen RSUD Cibinong.

“Kalau memang ditemukan bahwa manajemen tidak mampu menyusun perencanaan yang sehat dan realistis, maka tidak ada pilihan lain selain melakukan perombakan total manajemen RSUD Cibinong,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa meskipun secara akuntansi utang belanja tersebut tercatat sah, dampak kebijakannya sangat nyata.

Keterlambatan pembayaran kepada penyedia, potensi penurunan kepercayaan mitra kerja, hingga risiko terganggunya pelayanan publik di sektor kesehatan.

Dengan nilai utang yang menyentuh miliaran rupiah dan mencakup hampir seluruh sektor strategis rumah sakit, Rizwan menilai masalah ini sudah bersifat sistemik, bukan insidental.

“Ini bukan soal satu proyek gagal, tapi soal tata kelola. Kalau pola ini terus berulang, maka ini sudah masuk kategori kegagalan manajemen yang harus ditindak secara struktural,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor