Menu

Dark Mode
Satreskrim Tipikor Polres Buru Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Waegeren Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Buru Tegaskan Nilai Luhur sebagai Kunci Persatuan dan Perdamaian Rangkaian Hari Raya Idul Adha 1447 H: Polres Buru Laksanakan Sholat Berjamaah dan Penyembelihan Kurban, Perkuat Nilai Pengorbanan dan Berbagi Pemkab Bogor Percayakan Penyaluran Hewan Kurban kepada BPI KPNPA RI Bogor di Karadenan Kaum Pandak Kodim 1506 Gelar Qurban 2 Ekor Sapi, Daging Dibagikan kepada Lansia dan Anak Yatim Piatu Momentum Idul Adha 1447 H, Kejari Buru bersama insan pers gelar kurban sapi

International

Presiden Prabowo Subianto Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Perdana Menteri Li Qiang di Beijing

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Perdana Menteri Li Qiang di Beijing Perbesar

SAB-DA.COM – Presiden Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Li Qiang di Beijing pada Sabtu, 9 November 2024.

Pertemuan ini berlangsung di Great Hall of the People, Tiongkok, dan merupakan kunjungan kenegaraan pertama Presiden Prabowo. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan strategis Indonesia-Tiongkok di berbagai bidang.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah Tiongkok.

Ia menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan hubungan diplomatik yang erat dan persahabatan mendalam antar kedua negara.

“Saya pikir ini menunjukkan persahabatan yang erat dan rasa hormat tinggi yang dimiliki RRT terhadap Indonesia,” kata Presiden Prabowo.

Ia juga menekankan bahwa Indonesia menganggap Tiongkok sebagai teman penting dan mitra berharga.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan adanya sejumlah kontrak bisnis antara perusahaan Tiongkok dan Indonesia yang segera ditandatangani.

Investasi USD 10 miliar

Nilai investasi yang diperkirakan mencapai lebih dari USD 10 miliar ini diharapkan dapat memperkuat hubungan korporasi kedua negara.

"Saya pikir ini menunjukkan kolaborasi yang erat antara perusahaan Tiongkok dan Indonesia," ujar Presiden

Prabowo. Ia berharap, keterlibatan masyarakat Indonesia dan Tiongkok akan semakin mendalam melalui kolaborasi ini.

Selain itu, Presiden Prabowo menyatakan minat Indonesia untuk belajar dari pengalaman Tiongkok dalam memberantas kemiskinan. Ia menekankan bahwa pemerintahannya akan terus meningkatkan upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

"Kita akan meningkatkan upaya kita untuk memberantas kemiskinan, dan saya kira kita ingin belajar dari pengalaman Tiongkok," ungkap Presiden Prabowo.

Di bidang pendidikan, Presiden Prabowo menyampaikan keinginan Indonesia untuk mengirim lebih banyak pelajar ke institusi pendidikan tinggi di Tiongkok. Ia berharap melalui kebijakan ini, generasi muda Indonesia dapat lebih siap menghadapi tantangan global.

“Indonesia juga ingin bekerja sama dengan Tiongkok terkait isu pendidikan,” jelas Presiden.

Pertemuan bilateral ini menjadi momen penting dalam hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok. Tahun depan, kedua negara akan merayakan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan sejumlah menteri serta pejabat lainnya. (fz/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sikap Tegas Indonesia atas Konflik Lebanon Selatan

22 March 2026 - 01:42 WIB

Sikap Tegas Indonesia atas Konflik Lebanon Selatan

Izin Keramaian: Syarat, Dasar Hukum, dan Cara Mengurusnya

14 March 2026 - 16:54 WIB

Izin Keramaian: Syarat

KPK Tangkap Bupati Cilacap dalam Kasus Dugaan Pemerasan THR, Uang Setoran Capai Rp610 Juta

14 March 2026 - 16:43 WIB

KPK Tangkap Bupati Cilacap

Rapat Koordinasi Komunikasi TNI 2026: Penguatan Sistem Komunikasi Militer Menuju TNI Prima

12 March 2026 - 16:18 WIB

Rapat Koordinasi Komunikasi TNI

OTT KPK di Rejang Lebong: Bupati dan Empat Orang Jadi Tersangka Dugaan Suap Proyek

11 March 2026 - 16:12 WIB

OTT KPK di Rejang
Trending on Jakarta