SAHABAT PEMDA BOGOR | KLAPANUNGGAL – Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri, mengecek kesiapan logistik Pilkada 2024 di Gudang KPU Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini melibatkan apel petugas sortir, lipat suara, setting, packing, dan checking logistik.
Bachril Bakri menyatakan, apel kesiapan logistik Pilkada diikuti 671 petugas.
“Jumlah ini luar biasa,” ungkapnya saat berkunjung di Komplek CCIE, pada Sabtu (2/11/24)
Menurutnya, tugas petugas sortir, lipat, dan hitung sangat krusial bagi kesuksesan Pilkada.
“Jika proses awal sukses, hasil akhirnya juga akan baik,” lanjut Bachril.
“Kesalahan di awal berisiko pada kesalahan di akhir,” tambahnya.
Bachril menargetkan proses sortir, lipat, dan hitung selesai dalam satu minggu.
“Lakukan dengan hati-hati karena menentukan kualitas Pilkada,” tegasnya. “Bangga bisa hadir bersama petugas di kegiatan ini.”
Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia, mengatakan waktu tersisa 25 hari jelang Pilkada. Ia menegaskan, pengawasan harus ketat agar setiap tugas sesuai tupoksi berjalan lancar.
“Kami minta pekerja sortir dan lipat fokus dan teliti,” ujar Muhammad Adi.
“Pastikan tidak ada surat suara rusak yang lolos dari sortir.”
Muhammad Adi juga meminta pengawas memperhatikan proses sortir yang berlangsung kurang dari seminggu. “Setiap kotak berisi 6.000 surat suara dengan total 8 juta suara.”
“Alhamdulillah, pengelolaan logistik tersusun baik oleh tim kesekretariatan,” tandasnya.
Ucapan Terimakasih Untuk Sekretaris KPU
“Terima kasih kepada sekretaris KPU atas persiapan yang solid.”
Pj Bupati Bogor juga berharap masyarakat mendukung proses logistik ini.
“Dukungan masyarakat sangat penting untuk menyukseskan Pilkada,” ucapnya.
Ia menambahkan, ketelitian tim logistik adalah kunci menghindari kendala teknis.
“Selain itu, kami mengutamakan transparansi dalam setiap proses,” lanjut Bachril.
Menurutnya, transparansi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Bogor.
Di samping itu, Bachril menekankan pentingnya kesiapan mental petugas.
“Tekanan kerja tinggi, sehingga petugas harus fokus dan menjaga konsentrasi,” jelasnya.
Ketua KPU Kabupaten Bogor juga menyampaikan bahwa seluruh petugas telah mendapat pelatihan.
“Pelatihan ini mencakup prosedur sortir, lipat, dan hitung surat suara,” katanya.
Menurut Muhammad Adi, evaluasi berkala akan dilakukan setiap hari untuk memastikan tidak ada kesalahan. “Kami tidak ingin ada kekeliruan sekecil apa pun,” tegasnya. (red/*).











