Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Jakarta

Pilkada DKI Jakarta: Aktivis Soroti Hasil Quick Count dan Serukan Netralitas KPU dan BAWASLU

badge-check


					Pilkada DKI Jakarta: Aktivis Soroti Hasil Quick Count dan Serukan Netralitas KPU dan BAWASLU Perbesar

SAB-DA.com | JAKARTA – Proses pencoblosan Pilkada DKI Jakarta berlangsung sukses pada Rabu, (28/11). Hasil quick count LSI menunjukkan Paslon 3 unggul dengan 50,14%. Paslon 1 memperoleh 39,18%, sedangkan Paslon 2 mendapatkan 10,68%.

Menanggapi hasil tersebut, Aktivis Jakarta menyoroti pentingnya pengawalan penghitungan suara. Mereka menilai peran KPU dan Bawaslu DKI sangat krusial. “Kami apresiasi pelaksanaan yang tertib dan damai,” ujar Amos Hutauruk, perwakilan Aktivis Jakarta.

Namun, Amos menekankan perlunya menjaga netralitas selama proses penghitungan suara. “Bawaslu dan KPU harus tetap independen dan profesional. Proses ini belum selesai,” tambah Amos. Ia juga meminta agar tidak ada intervensi dari pihak mana pun.

Harun, aktivis dari Forum Kota (Forkot), juga mengingatkan masyarakat untuk bersikap demokratis. “Mari tunggu hasil resmi KPU. Jangan berspekulasi yang bisa memecah belah masyarakat,” katanya. Ia menyarankan jalur hukum bagi pihak yang merasa dirugikan.

Aktivis Jakarta juga mengimbau aparat keamanan untuk tetap waspada. “Pilkada adalah pesta demokrasi, bukan ajang konflik. Semua pihak harus menjaga kedamaian,” ujar Harun. Ia berharap masyarakat menghormati hasil pemilu demi Jakarta yang damai.

Bawaslu dan KPU diharapkan melibatkan masyarakat dalam pengawasan. Transparansi menjadi kunci agar Pilkada DKI Jakarta berjalan adil. Dengan kerja sama semua pihak, Pilkada ini bisa menjadi contoh demokrasi sehat.

Aktivis percaya, keterbukaan dan netralitas akan memperkuat kepercayaan publik. Proses yang transparan mencerminkan integritas penyelenggara pemilu. Semua pihak diminta menjaga situasi kondusif hingga pengumuman resmi. (red/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama

23 July 2026 - 02:40 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Antar Kabupaten Bogor Raih Warta Kota Award 2026 atas Program Penciptaan Lapangan Kerja dan UMKM

6 July 2026 - 12:11 WIB

Wali Nagari Situmbuk Ikuti Program “Kepala Desa Masuk Kampus” di UI, Perkuat Kepemimpinan dan Inovasi Nagari

3 July 2026 - 09:07 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Diakui Sukses Bangun Infrastruktur dan Konektivitas Daerah

11 June 2026 - 16:18 WIB

Diduga Sebarkan Isu Hoaks, Wakil Ketua KNPI BURU Sutrisno Buru MENEKAN Segera Pulihkan Nama Baik RM. AYAH ATAS

8 May 2026 - 15:55 WIB

Trending on Jakarta