Menu

Dark Mode
Proyek Jalan Gunung Botak Picu Polemik, 12 Fasilitas Penambang Rusak Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan Tingkatkan Kualitas Orator Perempuan, Pac Fatayat Nu Neglasari Gelar Pelatihan Public Speaking Di Aula Kecamatan Ciledug DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan ASN Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi Polres Buru Gelar Kegiatan Operasional Triwulan I 2026 Sinergikan Strategi Kamtibmas

Bogor

Marak Dugaan Penyalahgunaan Anggaran, JPKPN Bogor Desak Kejaksaan Agung Tempatkan Personel di Inspektorat

badge-check


					Marak Dugaan Penyalahgunaan Anggaran, JPKPN Bogor Desak Kejaksaan Agung Tempatkan Personel di Inspektorat Perbesar

SAHABAT PEMDA BOGOR – Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN) Bogor, Riswan Riswanto, mengungkapkan keprihatinannya terkait maraknya dugaan penyalahgunaan anggaran negara di Kabupaten Bogor.

Dalam pernyataannya, Riswan Riswanto meminta Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk mengambil langkah konkret dengan menempatkan pegawai Kejagung di Inspektorat Kabupaten Bogor khususnya di irban V.

Menurut Riswan, keberadaan personel Kejagung di Inspektorat Kabupaten Bogor akan memperketat pengawasan terhadap pengelolaan anggaran dan mencegah terjadinya pelanggaran atau penyimpangan dalam penggunaan dana negara.

Baca Juga

Pj Bupati Bogor: ASN Harus Netral dan Adil di Pilkada 2024

“Dugaan Penyalahgunaan Anggaran ini menjadi perhatian serius kami. Kami meminta agar Kejagung segera menempatkan pegawainya di Inspektorat khususnya di Irban V, untuk memastikan pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel,” ujar Riswan melalui pesan whatsapp, Rabu (6/11).

Langkah ini, menurutnya, diharapkan bisa meningkatkan efektivitas pengawasan serta mempercepat proses identifikasi dan penanganan pelanggaran.

Riswan menambahkan, JPKPN Bogor siap bekerja sama dengan berbagai pihak demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

Permintaan ini muncul setelah sejumlah indikasi terkait Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Kabupaten Bogor yang telah terungkap di beberapa sektor.

Riswan berharap, penempatan pegawai Kejagung di Inspektorat Kabupaten Bogor ini dapat mengurangi praktik korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana negara di Kabupaten Bogor (andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan

12 April 2026 - 05:47 WIB

DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan ASN

7 April 2026 - 16:46 WIB

DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas

Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi

7 April 2026 - 04:34 WIB

Musrenbang RKPD 2027

Relawan SAHARA Hadiri dan Meriahkan Milad Owner PT Hiraya Baraya, Bu Hajjah Nurlela

3 April 2026 - 01:57 WIB

Seluruh Camat dan Kepala Desa Didorong Ikut Tes Urine, DPRD Apresiasi Langkah Nyata Bupati Bogor

2 April 2026 - 12:57 WIB

Trending on Bogor