SAB-DA.com | CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, S.H., menerima audiensi dari LSM Barak Indonesia Marcab Bogor. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor. Selasa (15/10/24)
Dalam audiensi itu, Zulfa Rahmania, Ketua LSM Barak Indonesia Marcab Bogor, menyampaikan aspirasinya. Ia menekankan pentingnya program ketahanan pangan sesuai tujuan pemerintah pusat.
“Program ini harus meningkatkan kesejahteraan petani, memperbaiki gizi masyarakat, dan memastikan keterjangkauan,” ujar Zulfa.
Sastra Winara mengapresiasi peran LSM Barak sebagai kontrol sosial di masyarakat. “Kami akan membuat rekomendasi kepada Pj Bupati, Inspektorat, Dinas Desa, dan DKP,” jelas Sastra.
Rekomendasi ini bertujuan mendukung penyuluhan program ketahanan pangan. Sastra juga berjanji akan bersinergi dengan LSM Barak Indonesia dalam pengawasan.

Zulfa Rahmania menyerahkan data temuan penyimpangan anggaran ketahanan pangan di 31 desa kepada DPRD. “Kami ingin DPRD menindaklanjuti temuan ini dengan serius,” katanya.
LSM Barak Marcab Kabupaten Bogor berkomitmen terus mengawal program ketahanan pangan. Mereka memastikan agar program tersebut berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Kami akan terus melakukan kontrol sosial demi kepentingan petani dan masyarakat luas,” tambah Zulfa.
Zulfa juga menegaskan bahwa pihaknya menunggu tanggapan dari DPRD. “Jika tidak ada respons, kami akan melanjutkan laporan ini ke DPR RI,” tegasnya.
Sastra Winara menyambut baik masukan tersebut. Ia memastikan DPRD akan mempelajari data yang diserahkan oleh LSM Barak.
“Kami ingin menciptakan ketahanan pangan yang transparan dan sesuai sasaran,” tutup Sastra. (red)











