Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Terima Audiensi LSM Barak Terkait Program Ketahanan Pangan

badge-check


					Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Terima Audiensi LSM Barak Terkait Program Ketahanan Pangan Perbesar

SAB-DA.com | CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, S.H., menerima audiensi dari LSM Barak Indonesia Marcab Bogor. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor. Selasa (15/10/24)

Dalam audiensi itu, Zulfa Rahmania, Ketua LSM Barak Indonesia Marcab Bogor, menyampaikan aspirasinya. Ia menekankan pentingnya program ketahanan pangan sesuai tujuan pemerintah pusat.

“Program ini harus meningkatkan kesejahteraan petani, memperbaiki gizi masyarakat, dan memastikan keterjangkauan,” ujar Zulfa.

Sastra Winara mengapresiasi peran LSM Barak sebagai kontrol sosial di masyarakat. “Kami akan membuat rekomendasi kepada Pj Bupati, Inspektorat, Dinas Desa, dan DKP,” jelas Sastra.

Rekomendasi ini bertujuan mendukung penyuluhan program ketahanan pangan. Sastra juga berjanji akan bersinergi dengan LSM Barak Indonesia dalam pengawasan.

Zulfa Rahmania menyerahkan data temuan penyimpangan anggaran ketahanan pangan di 31 desa kepada DPRD. “Kami ingin DPRD menindaklanjuti temuan ini dengan serius,” katanya.

LSM Barak Marcab Kabupaten Bogor berkomitmen terus mengawal program ketahanan pangan. Mereka memastikan agar program tersebut berjalan sesuai harapan masyarakat.

“Kami akan terus melakukan kontrol sosial demi kepentingan petani dan masyarakat luas,” tambah Zulfa.

Zulfa juga menegaskan bahwa pihaknya menunggu tanggapan dari DPRD. “Jika tidak ada respons, kami akan melanjutkan laporan ini ke DPR RI,” tegasnya.

Sastra Winara menyambut baik masukan tersebut. Ia memastikan DPRD akan mempelajari data yang diserahkan oleh LSM Barak.

“Kami ingin menciptakan ketahanan pangan yang transparan dan sesuai sasaran,” tutup Sastra. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor