Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

DPRD Gelar Paripurna Penetapan Bupati Bogor Terpilih

badge-check


					DPRD Gelar Paripurna Penetapan Bupati Bogor Terpilih Perbesar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mempercepat proses penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Keputusan ini diambil untuk memastikan bahwa Kabupaten Bogor mendapatkan prioritas dalam antrean pelantikan kepala daerah yang akan dilaksanakan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengungkapkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan waktu tiga hari bagi DPRD untuk menetapkan pasangan kepala daerah terpilih. Namun, pihaknya mempercepat proses tersebut demi mendapatkan nomor antrean lebih awal saat pelantikan.

“Walaupun DPRD diberikan waktu tiga hari oleh KPU untuk penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, tapi kita percepat agar nanti nomor antrean pas pelantikan bisa pertama atau tidak terlalu jauh,” ujar Sastra Winara.

Menurutnya, keputusan mempercepat penetapan ini juga sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri). Dalam pertemuan virtual dengan Mendagri, pemerintah daerah diminta segera menyelesaikan administrasi penetapan kepala daerah, mengingat ada ratusan kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota yang akan dilantik secara bersamaan.

Sastra menambahkan bahwa penetapan hasil Pilkada Kabupaten Bogor akan dikirimkan ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Barat. Dengan langkah cepat ini, diharapkan Kabupaten Bogor dapat mengikuti prosesi pelantikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa kendala administratif.

“Besok dikirim karena pas Zoom, Mendagri minta kalau bisa secepat-cepatnya, karena ini kan ratusan kepala daerah, baik gubernur, bupati, dan wali kota serentak,” jelasnya.

Namun, tidak semua daerah dapat dilantik pada 20 Februari mendatang. Sastra menjelaskan bahwa beberapa daerah masih menghadapi sengketa hasil Pilkada. Kabupaten Bogor beruntung karena tidak termasuk dalam daerah yang bersengketa, sehingga dapat langsung mengikuti pelantikan bersama kepala daerah lainnya di Istana Negara. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor