Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

DPRD Gelar Paripurna Penetapan Bupati Bogor Terpilih

badge-check


					DPRD Gelar Paripurna Penetapan Bupati Bogor Terpilih Perbesar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mempercepat proses penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Keputusan ini diambil untuk memastikan bahwa Kabupaten Bogor mendapatkan prioritas dalam antrean pelantikan kepala daerah yang akan dilaksanakan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengungkapkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan waktu tiga hari bagi DPRD untuk menetapkan pasangan kepala daerah terpilih. Namun, pihaknya mempercepat proses tersebut demi mendapatkan nomor antrean lebih awal saat pelantikan.

“Walaupun DPRD diberikan waktu tiga hari oleh KPU untuk penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, tapi kita percepat agar nanti nomor antrean pas pelantikan bisa pertama atau tidak terlalu jauh,” ujar Sastra Winara.

Menurutnya, keputusan mempercepat penetapan ini juga sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri). Dalam pertemuan virtual dengan Mendagri, pemerintah daerah diminta segera menyelesaikan administrasi penetapan kepala daerah, mengingat ada ratusan kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota yang akan dilantik secara bersamaan.

Sastra menambahkan bahwa penetapan hasil Pilkada Kabupaten Bogor akan dikirimkan ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Barat. Dengan langkah cepat ini, diharapkan Kabupaten Bogor dapat mengikuti prosesi pelantikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa kendala administratif.

“Besok dikirim karena pas Zoom, Mendagri minta kalau bisa secepat-cepatnya, karena ini kan ratusan kepala daerah, baik gubernur, bupati, dan wali kota serentak,” jelasnya.

Namun, tidak semua daerah dapat dilantik pada 20 Februari mendatang. Sastra menjelaskan bahwa beberapa daerah masih menghadapi sengketa hasil Pilkada. Kabupaten Bogor beruntung karena tidak termasuk dalam daerah yang bersengketa, sehingga dapat langsung mengikuti pelantikan bersama kepala daerah lainnya di Istana Negara. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor