SAB-DA.com | CIBINONG – Calon Bupati (Cabup) Bogor, Rudy Susmanto, bertekad menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Bogor.
Tekad ini muncul setelah teguran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap Pemkab Bogor atas buruknya pengelolaan sampah.
Pemkab Bogor masih menerapkan sistem pembuangan sampah terbuka di TPA Galuga, yang mencemari lingkungan.
Rudy Susmanto menyampaikan pentingnya penanganan sampah dari tingkat desa sebagai solusi awal.
“Pengelolaan sampah harus selesai di tingkat desanya masing-masing,” ujar Rudy di Kelurahan Pabuaran.
Pernyataan ini disampaikan saat Rudy menyapa warga di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Rabu (13/11/24).
Menurut Rudy, penyelesaian di tingkat desa adalah strategi jangka panjang.
“Lima tahun ke depan, fokus kami adalah menyelesaikan masalah sampah di desa,” katanya.
Wilayah Bogor Barat, dengan potensi pariwisata yang berkembang, memerlukan pengelolaan sampah khusus.
“Dengan potensi pariwisata yang tumbuh pesat, pengelolaan sampah jadi perhatian khusus,” ucap Rudy.
Dia menekankan, jika masalah sampah tak diatasi, pariwisata Bogor Barat bisa terdampak negatif.
“Masalah sampah bisa menghilangkan potensi wisata yang mulai berkembang di wilayah ini,” jelasnya.
Rudy juga menyoroti peningkatan produksi sampah setiap akhir pekan di daerah wisata.
“Setiap akhir pekan, ada masalah baru: bertambahnya sampah. Ini perlu penanganan cepat,” tambahnya.
Dia mengingatkan bahwa solusi bukan sekadar pembuangan sampah ke TPA.
“Intinya, jangan hanya berpikir sampah harus dibuang. Kita perlu pengelolaan dari awal,” tegas Rudy.
Rudy berharap komitmennya ini mendapat dukungan masyarakat dan pemerintah desa setempat.
“Pengelolaan dari desa bisa menjadi solusi jangka panjang. Ini butuh kerjasama semua pihak,” tutupnya. (Red)











