Menu

Dark Mode
BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

Bogor

Cabup Bogor Rudy Susmanto Janji Atasi Masalah Sampah Usai Teguran KLH

badge-check


					Cabup Bogor Rudy Susmanto Janji Atasi Masalah Sampah Usai Teguran KLH Perbesar

SAB-DA.com | CIBINONG – Calon Bupati (Cabup) Bogor, Rudy Susmanto, bertekad menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Bogor.

Tekad ini muncul setelah teguran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap Pemkab Bogor atas buruknya pengelolaan sampah.

Pemkab Bogor masih menerapkan sistem pembuangan sampah terbuka di TPA Galuga, yang mencemari lingkungan.

Rudy Susmanto menyampaikan pentingnya penanganan sampah dari tingkat desa sebagai solusi awal.

“Pengelolaan sampah harus selesai di tingkat desanya masing-masing,” ujar Rudy di Kelurahan Pabuaran.

Pernyataan ini disampaikan saat Rudy menyapa warga di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Rabu (13/11/24).

Menurut Rudy, penyelesaian di tingkat desa adalah strategi jangka panjang.

“Lima tahun ke depan, fokus kami adalah menyelesaikan masalah sampah di desa,” katanya.

Wilayah Bogor Barat, dengan potensi pariwisata yang berkembang, memerlukan pengelolaan sampah khusus.

“Dengan potensi pariwisata yang tumbuh pesat, pengelolaan sampah jadi perhatian khusus,” ucap Rudy.

Dia menekankan, jika masalah sampah tak diatasi, pariwisata Bogor Barat bisa terdampak negatif.

“Masalah sampah bisa menghilangkan potensi wisata yang mulai berkembang di wilayah ini,” jelasnya.

Rudy juga menyoroti peningkatan produksi sampah setiap akhir pekan di daerah wisata.

“Setiap akhir pekan, ada masalah baru: bertambahnya sampah. Ini perlu penanganan cepat,” tambahnya.

Dia mengingatkan bahwa solusi bukan sekadar pembuangan sampah ke TPA.

“Intinya, jangan hanya berpikir sampah harus dibuang. Kita perlu pengelolaan dari awal,” tegas Rudy.

Rudy berharap komitmennya ini mendapat dukungan masyarakat dan pemerintah desa setempat.

“Pengelolaan dari desa bisa menjadi solusi jangka panjang. Ini butuh kerjasama semua pihak,” tutupnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak

11 September 2026 - 23:51 WIB

Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN

10 September 2026 - 12:37 WIB

Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL

10 September 2026 - 05:05 WIB

Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat

9 September 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

9 September 2026 - 09:52 WIB

Trending on Bogor