Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Ketua Relawan Sedulur Dorong Pembentukan Tim Branding Pemkab Bogor

badge-check


					Ketua Relawan Sedulur Dorong Pembentukan Tim Branding Pemkab Bogor Perbesar

CIBINONG – Menyikapi berbagai polemik yang berkembang di Kabupaten Bogor serta maraknya pemberitaan yang dinilai menyudutkan Bupati Bogor, Ketua Relawan Sedulur, Rizwan Riswanto, mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk tim branding dan public relation (PR) yang profesional.

Dalam pernyataannya, Rizwan menilai bahwa banyak program dan capaian positif Pemerintah Kabupaten Bogor yang belum tersampaikan secara optimal kepada publik. Hal ini, menurutnya, menyebabkan ketimpangan informasi dan membuka ruang bagi opini-opini negatif yang tidak berdasar.

“Banyak program Bupati Bogor yang positif, tapi tidak tersampaikan dengan baik ke masyarakat. Akibatnya, yang muncul justru narasi negatif. Pemerintah perlu membentuk tim PR yang mampu menyampaikan informasi secara utuh dan objektif kepada publik,” ungkap Rizwan saat ditemui di Cibinong, Rabu (25/6).

Ia juga menegaskan bahwa dalam era keterbukaan informasi saat ini, kerja-kerja pemerintahan harus diimbangi dengan komunikasi yang cerdas, transparan, dan akuntabel. Tim komunikasi yang dibentuk, lanjut Rizwan, harus berisi kombinasi antara ASN dan praktisi profesional di bidang komunikasi, jurnalistik, serta tokoh masyarakat yang memahami dinamika lokal.

“Dalam situasi krisis atau ketika muncul sorotan negatif terhadap pemimpin publik, membangun komunikasi strategis bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Tanpa narasi tandingan yang dibangun secara profesional, opini publik akan dengan mudah dibentuk oleh informasi yang tidak utuh,” kata Rizwan mengutip dari ahli PR dan komunikasi krisis.

Relawan Sedulur, siap memberikan masukan dan dukungan kepada pemerintah daerah dalam upaya penguatan strategi komunikasi ini. Ia berharap, dengan hadirnya tim yang kompeten di bidang branding dan PR, Pemerintah Kabupaten Bogor dapat memulihkan serta menjaga kepercayaan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami tidak ingin kerja-kerja besar Bupati Bogor tertutup oleh isu-isu yang sebetulnya bisa diluruskan sejak awal jika dikelola dengan komunikasi yang tepat,” tutup Rizwan (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor