Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Ketua Relawan Sedulur Dorong Pembentukan Tim Branding Pemkab Bogor

badge-check


					Ketua Relawan Sedulur Dorong Pembentukan Tim Branding Pemkab Bogor Perbesar

CIBINONG – Menyikapi berbagai polemik yang berkembang di Kabupaten Bogor serta maraknya pemberitaan yang dinilai menyudutkan Bupati Bogor, Ketua Relawan Sedulur, Rizwan Riswanto, mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk tim branding dan public relation (PR) yang profesional.

Dalam pernyataannya, Rizwan menilai bahwa banyak program dan capaian positif Pemerintah Kabupaten Bogor yang belum tersampaikan secara optimal kepada publik. Hal ini, menurutnya, menyebabkan ketimpangan informasi dan membuka ruang bagi opini-opini negatif yang tidak berdasar.

“Banyak program Bupati Bogor yang positif, tapi tidak tersampaikan dengan baik ke masyarakat. Akibatnya, yang muncul justru narasi negatif. Pemerintah perlu membentuk tim PR yang mampu menyampaikan informasi secara utuh dan objektif kepada publik,” ungkap Rizwan saat ditemui di Cibinong, Rabu (25/6).

Ia juga menegaskan bahwa dalam era keterbukaan informasi saat ini, kerja-kerja pemerintahan harus diimbangi dengan komunikasi yang cerdas, transparan, dan akuntabel. Tim komunikasi yang dibentuk, lanjut Rizwan, harus berisi kombinasi antara ASN dan praktisi profesional di bidang komunikasi, jurnalistik, serta tokoh masyarakat yang memahami dinamika lokal.

“Dalam situasi krisis atau ketika muncul sorotan negatif terhadap pemimpin publik, membangun komunikasi strategis bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Tanpa narasi tandingan yang dibangun secara profesional, opini publik akan dengan mudah dibentuk oleh informasi yang tidak utuh,” kata Rizwan mengutip dari ahli PR dan komunikasi krisis.

Relawan Sedulur, siap memberikan masukan dan dukungan kepada pemerintah daerah dalam upaya penguatan strategi komunikasi ini. Ia berharap, dengan hadirnya tim yang kompeten di bidang branding dan PR, Pemerintah Kabupaten Bogor dapat memulihkan serta menjaga kepercayaan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami tidak ingin kerja-kerja besar Bupati Bogor tertutup oleh isu-isu yang sebetulnya bisa diluruskan sejak awal jika dikelola dengan komunikasi yang tepat,” tutup Rizwan (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor