Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Wamendagri dan Sekda Bogor Tinjau Perbaikan Irigasi di Ciseeng untuk Swasembada Pangan

badge-check


					Wamendagri dan Sekda Bogor Tinjau Perbaikan Irigasi di Ciseeng untuk Swasembada Pangan Perbesar

SAHABAT PEMDA | CISEENG – Wamendagri Bima Arya Sugiarto didampingi Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengunjungi irigasi Sasak, Ciseeng, Jumat (27/12).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau strategi perbaikan irigasi guna mencapai target swasembada pangan tahun 2027.

Dalam kunjungan tersebut, hadir perwakilan Pemprov Jawa Barat, Kepala Dinas PUPR, dan Plt. Camat Ciseeng.
Para kepala desa setempat juga turut mendampingi sebagai bagian dari koordinasi daerah dalam perencanaan irigasi.

Wamendagri menegaskan pentingnya percepatan swasembada pangan melalui rehabilitasi irigasi di berbagai daerah di Indonesia.
“Kementerian Dalam Negeri memastikan data kebutuhan rehabilitasi dari seluruh kepala daerah dikumpulkan dengan baik,” ujarnya.

Bima Arya menjelaskan, data yang lengkap akan membantu dana dari Kemenko Pangan dialokasikan secara efektif.
“Mana yang siap, matang, dan jelas usulannya, itu yang akan dikerjakan,” kata Wamendagri.

Strategi rehabilitasi irigasi dapat memaksimalkan hampir 3 juta hektar lahan irigasi untuk mendukung swasembada pangan.
“Hari ini saya melihat usulan titik rehabilitasi, termasuk di Kecamatan Ciseeng,” ungkap Bima Arya.

Potensi perikanan di Kecamatan Ciseeng menjadi fokus rehabilitasi, mengingat daerah ini dikenal sebagai kawasan minapolitan.
“Kami ingin bergerak cepat, dengan fokus pada perikanan karena potensinya sangat besar,” tambahnya.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyebut enam daerah irigasi telah diusulkan untuk rehabilitasi.
“Skala prioritas mencakup Jasinga, Nanggung, Jonggol, dan Cariu, yang membutuhkan suplai air besar,” kata Ajat.

Irigasi Sasak Ciseeng berfungsi untuk perikanan dan merupakan pusat produksi bibit ikan terbesar di Jawa Barat.
“Beberapa kali daerah ini mengalami kerugian akibat banjir, sehingga perlu perbaikan irigasi,” ujar Ajat.

Rehabilitasi irigasi diharapkan mempercepat swasembada pangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan. (fz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor