Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Wamendagri dan Sekda Bogor Tinjau Perbaikan Irigasi di Ciseeng untuk Swasembada Pangan

badge-check


					Wamendagri dan Sekda Bogor Tinjau Perbaikan Irigasi di Ciseeng untuk Swasembada Pangan Perbesar

SAHABAT PEMDA | CISEENG – Wamendagri Bima Arya Sugiarto didampingi Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengunjungi irigasi Sasak, Ciseeng, Jumat (27/12).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau strategi perbaikan irigasi guna mencapai target swasembada pangan tahun 2027.

Dalam kunjungan tersebut, hadir perwakilan Pemprov Jawa Barat, Kepala Dinas PUPR, dan Plt. Camat Ciseeng.
Para kepala desa setempat juga turut mendampingi sebagai bagian dari koordinasi daerah dalam perencanaan irigasi.

Wamendagri menegaskan pentingnya percepatan swasembada pangan melalui rehabilitasi irigasi di berbagai daerah di Indonesia.
“Kementerian Dalam Negeri memastikan data kebutuhan rehabilitasi dari seluruh kepala daerah dikumpulkan dengan baik,” ujarnya.

Bima Arya menjelaskan, data yang lengkap akan membantu dana dari Kemenko Pangan dialokasikan secara efektif.
“Mana yang siap, matang, dan jelas usulannya, itu yang akan dikerjakan,” kata Wamendagri.

Strategi rehabilitasi irigasi dapat memaksimalkan hampir 3 juta hektar lahan irigasi untuk mendukung swasembada pangan.
“Hari ini saya melihat usulan titik rehabilitasi, termasuk di Kecamatan Ciseeng,” ungkap Bima Arya.

Potensi perikanan di Kecamatan Ciseeng menjadi fokus rehabilitasi, mengingat daerah ini dikenal sebagai kawasan minapolitan.
“Kami ingin bergerak cepat, dengan fokus pada perikanan karena potensinya sangat besar,” tambahnya.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyebut enam daerah irigasi telah diusulkan untuk rehabilitasi.
“Skala prioritas mencakup Jasinga, Nanggung, Jonggol, dan Cariu, yang membutuhkan suplai air besar,” kata Ajat.

Irigasi Sasak Ciseeng berfungsi untuk perikanan dan merupakan pusat produksi bibit ikan terbesar di Jawa Barat.
“Beberapa kali daerah ini mengalami kerugian akibat banjir, sehingga perlu perbaikan irigasi,” ujar Ajat.

Rehabilitasi irigasi diharapkan mempercepat swasembada pangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan. (fz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor