Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Rudy Susmanto Akan Maksimalkan Kebudayaan dalam 100 Hari Kerja

badge-check


					Rudy Susmanto Akan Maksimalkan Kebudayaan dalam 100 Hari Kerja Perbesar

SAB-DA.com – Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto, berkomitmen memaksimalkan kebudayaan dalam 100 hari kerja. Hal itu akan dilaksanakan jika ia terpilih sebagai Bupati Bogor pada Pilkada mendatang.

Rudy menjelaskan, salah satu program 100 hari kerja Rudy-Jaro Ade adalah mengedukasi masyarakat melalui kebijakan pemerintah. “Contoh dari sisi rambu jalan, dalam 100 hari kerja kita ubah ke tiga bahasa,” katanya, Selasa (19/11/24).

Rambu-rambu jalan tersebut akan ditulis dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Sunda sebagai bagian dari kebijakan budaya. “Tentunya budaya menjadi akar pembangunan Kabupaten Bogor,” lanjut Rudy menegaskan pentingnya budaya lokal.

Rudy mengungkapkan, dirinya telah memulai langkah memajukan budaya saat menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor. Salah satunya adalah melalui pembuatan Peraturan Daerah (Perda) Pemajuan Kebudayaan.

“Terkait Perda Pemajuan Kebudayaan, kami mengatur insentif untuk para pelaku dan penjaga budaya di Bogor,” ujarnya. “Kami ingin desa diurus, kota ditata, dan budaya terjaga,” tambah Rudy dalam penjelasannya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor, Ade Ruhandi, menyoroti tantangan budaya di kalangan muda. Menurutnya, budaya luar yang tidak sesuai mulai memengaruhi perilaku generasi muda.

“Kami berkomitmen menangani pergeseran budaya, termasuk masalah zona merah penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda,” jelas Ade. Pemerintahan Rudy-Jaro Ade akan fokus pada pembinaan generasi muda sebagai prioritas pembangunan.

Rudy dan Ade percaya, kebijakan berbasis budaya mampu memperkuat identitas daerah dan membangun masyarakat Bogor yang berdaya saing. “Budaya adalah warisan yang harus kita lestarikan, untuk Bogor yang lebih maju dan bermartabat,” pungkas Rudy. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor