Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Rudy Susmanto Akan Maksimalkan Kebudayaan dalam 100 Hari Kerja

badge-check


					Rudy Susmanto Akan Maksimalkan Kebudayaan dalam 100 Hari Kerja Perbesar

SAB-DA.com – Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto, berkomitmen memaksimalkan kebudayaan dalam 100 hari kerja. Hal itu akan dilaksanakan jika ia terpilih sebagai Bupati Bogor pada Pilkada mendatang.

Rudy menjelaskan, salah satu program 100 hari kerja Rudy-Jaro Ade adalah mengedukasi masyarakat melalui kebijakan pemerintah. “Contoh dari sisi rambu jalan, dalam 100 hari kerja kita ubah ke tiga bahasa,” katanya, Selasa (19/11/24).

Rambu-rambu jalan tersebut akan ditulis dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Sunda sebagai bagian dari kebijakan budaya. “Tentunya budaya menjadi akar pembangunan Kabupaten Bogor,” lanjut Rudy menegaskan pentingnya budaya lokal.

Rudy mengungkapkan, dirinya telah memulai langkah memajukan budaya saat menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor. Salah satunya adalah melalui pembuatan Peraturan Daerah (Perda) Pemajuan Kebudayaan.

“Terkait Perda Pemajuan Kebudayaan, kami mengatur insentif untuk para pelaku dan penjaga budaya di Bogor,” ujarnya. “Kami ingin desa diurus, kota ditata, dan budaya terjaga,” tambah Rudy dalam penjelasannya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor, Ade Ruhandi, menyoroti tantangan budaya di kalangan muda. Menurutnya, budaya luar yang tidak sesuai mulai memengaruhi perilaku generasi muda.

“Kami berkomitmen menangani pergeseran budaya, termasuk masalah zona merah penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda,” jelas Ade. Pemerintahan Rudy-Jaro Ade akan fokus pada pembinaan generasi muda sebagai prioritas pembangunan.

Rudy dan Ade percaya, kebijakan berbasis budaya mampu memperkuat identitas daerah dan membangun masyarakat Bogor yang berdaya saing. “Budaya adalah warisan yang harus kita lestarikan, untuk Bogor yang lebih maju dan bermartabat,” pungkas Rudy. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor