Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Cabup Bogor Rudy Susmanto Janji Atasi Masalah Sampah Usai Teguran KLH

badge-check


					Cabup Bogor Rudy Susmanto Janji Atasi Masalah Sampah Usai Teguran KLH Perbesar

SAB-DA.com | CIBINONG – Calon Bupati (Cabup) Bogor, Rudy Susmanto, bertekad menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Bogor.

Tekad ini muncul setelah teguran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap Pemkab Bogor atas buruknya pengelolaan sampah.

Pemkab Bogor masih menerapkan sistem pembuangan sampah terbuka di TPA Galuga, yang mencemari lingkungan.

Rudy Susmanto menyampaikan pentingnya penanganan sampah dari tingkat desa sebagai solusi awal.

“Pengelolaan sampah harus selesai di tingkat desanya masing-masing,” ujar Rudy di Kelurahan Pabuaran.

Pernyataan ini disampaikan saat Rudy menyapa warga di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Rabu (13/11/24).

Menurut Rudy, penyelesaian di tingkat desa adalah strategi jangka panjang.

“Lima tahun ke depan, fokus kami adalah menyelesaikan masalah sampah di desa,” katanya.

Wilayah Bogor Barat, dengan potensi pariwisata yang berkembang, memerlukan pengelolaan sampah khusus.

“Dengan potensi pariwisata yang tumbuh pesat, pengelolaan sampah jadi perhatian khusus,” ucap Rudy.

Dia menekankan, jika masalah sampah tak diatasi, pariwisata Bogor Barat bisa terdampak negatif.

“Masalah sampah bisa menghilangkan potensi wisata yang mulai berkembang di wilayah ini,” jelasnya.

Rudy juga menyoroti peningkatan produksi sampah setiap akhir pekan di daerah wisata.

“Setiap akhir pekan, ada masalah baru: bertambahnya sampah. Ini perlu penanganan cepat,” tambahnya.

Dia mengingatkan bahwa solusi bukan sekadar pembuangan sampah ke TPA.

“Intinya, jangan hanya berpikir sampah harus dibuang. Kita perlu pengelolaan dari awal,” tegas Rudy.

Rudy berharap komitmennya ini mendapat dukungan masyarakat dan pemerintah desa setempat.

“Pengelolaan dari desa bisa menjadi solusi jangka panjang. Ini butuh kerjasama semua pihak,” tutupnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor