Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Rekaman Percakapan Antara IS dan JA Beredar, Ketua BPI KPNPA RI Bogor Raya Berikan Tanggapan Tegas

badge-check


					Rekaman Percakapan Antara IS dan JA Beredar, Ketua BPI KPNPA RI Bogor Raya Berikan Tanggapan Tegas Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONG – Beredarnya rekaman video percakapan antara IS dan JA menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat.

Ketua BPI KPNPA RI, Rizwan Riswanto, memberikan tanggapan atas insiden tersebut, Minggu (19/01).

Dalam pernyataannya, Rizwan menyampaikan apresiasi kepada JA yang telah melakukan klarifikasi melalui media walaupun belum menjawab esensi dari apa yang mereka perbincangkan.

Namun, ia menyoroti bahwa IS dan beberapa pihak yang disebut dalam percakapan tersebut hingga kini belum memberikan keterangan apa pun di hadapan publik.

“Saya sangat mengapresiasi langkah JA yang berani memberikan klarifikasi. Namun, IS dan nama-nama lain yang disebut dalam rekaman tersebut belum juga memberikan pernyataan di media. Hal ini membuat saya menilai bahwa apa yang dibicarakan dalam rekaman itu bisa saja merupakan fakta karena tidak ada klarifikasi dari pihak-pihak terkait,” ujar Rizwan.

Rizwan juga menyayangkan tindakan perekaman dan penyebaran percakapan tersebut. Menurutnya, percakapan pribadi semestinya cukup menjadi konsumsi antara IS dan JA saja, tanpa harus disebarluaskan.

“Yang paling saya sayangkan adalah kenapa percakapan seperti itu direkam dan disebarkan. Mestinya hal tersebut hanya diketahui oleh IS dan JA. Namun karena ini sudah beredar luas, saya menilai IS tidak layak disebut sebagai tokoh masyarakat. Kepemimpinannya di Partai Gerindra harus dievaluasi karena bukannya memberikan contoh yang baik, tetapi justru sebaliknya,” tegas Rizwan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor