Menu

Dark Mode
BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

Bogor

Pj. Bupati Bogor Menekankan Selaraskan Kebijakan dengan Asta Cita dan Program Prioritas Nasional

badge-check


					Pj. Bupati Bogor Menekankan Selaraskan Kebijakan dengan Asta Cita dan Program Prioritas Nasional Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONG – Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri, meminta agar kebijakan Pemkab Bogor selaras dengan Asta Cita.

Program prioritas nasional tersebut terdiri dari delapan misi utama serta 17 program prioritas yang harus diikuti.

Pernyataan ini disampaikan dalam sosialisasi Permendagri No. 15 Tahun 2024 di Haris CCM, Cibinong, Senin (11/11).

Acara itu sekaligus menjadi peluncuran Sistem Penilaian Kinerja Keuangan dan Aset Daerah, yaitu “Siperjaka Berdasi” (Berprestasi dengan Inovasi).

Hadir dalam acara itu Sekda Kabupaten Bogor, Aspemkesra, Asmin, staf ahli, serta kepala perangkat daerah, direktur RSUD, dan camat se-Kabupaten Bogor.

Pj. Bupati Bogormenegaskan, arah kebijakan Pemkab Bogor ke depan harus mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Setiap perangkat daerah perlu dicermati agar sejalan dengan prioritas nasional,” kata Bachril.

Pj. Bupati Bogor menambahkan, setiap dinas perlu memahami bentuk konkret Asta Cita dan 17 program prioritas nasional yang ada. “Hal ini akan menjadi evaluasi sejauh mana program Pemkab Bogor sejalan dengan pusat,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa presiden menginginkan program yang efektif dan efisien dalam mencapai target. Ini disampaikan pada Rakornas di SICC Sentul (7/11) lalu. Presiden mengutamakan penganggaran yang efisien untuk mencapai sasaran.

Pj. Bupati Bogor menjelaskan, Permendagri No. 15 Tahun 2024 mengarahkan agar APBD 2025 memperhatikan sektor pendidikan dan infrastruktur publik. Selain itu, anggaran harus mendukung pengurangan stunting, pengentasan kemiskinan, dan pengendalian inflasi.

“Harapannya, para peserta acara ini mendapatkan pemahaman lebih dalam soal penyusunan APBD 2025,” kata Bachril. Dengan pengetahuan yang lebih mendalam, APBD dapat disusun lebih berkualitas sesuai pedoman.

Bachril juga meluncurkan “Siperjaka Berdasi” yang dibuat oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sistem ini bertujuan mengapresiasi perangkat daerah atas kinerja keuangan dan aset daerah mereka.

“Sistem ini memberikan penilaian kinerja keuangan dan aset daerah pada perangkat,” tambah Bachril. (fz/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak

11 September 2026 - 23:51 WIB

Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN

10 September 2026 - 12:37 WIB

Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL

10 September 2026 - 05:05 WIB

Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat

9 September 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

9 September 2026 - 09:52 WIB

Trending on Bogor