Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Pj. Bupati Bogor Menekankan Selaraskan Kebijakan dengan Asta Cita dan Program Prioritas Nasional

badge-check


					Pj. Bupati Bogor Menekankan Selaraskan Kebijakan dengan Asta Cita dan Program Prioritas Nasional Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONG – Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri, meminta agar kebijakan Pemkab Bogor selaras dengan Asta Cita.

Program prioritas nasional tersebut terdiri dari delapan misi utama serta 17 program prioritas yang harus diikuti.

Pernyataan ini disampaikan dalam sosialisasi Permendagri No. 15 Tahun 2024 di Haris CCM, Cibinong, Senin (11/11).

Acara itu sekaligus menjadi peluncuran Sistem Penilaian Kinerja Keuangan dan Aset Daerah, yaitu “Siperjaka Berdasi” (Berprestasi dengan Inovasi).

Hadir dalam acara itu Sekda Kabupaten Bogor, Aspemkesra, Asmin, staf ahli, serta kepala perangkat daerah, direktur RSUD, dan camat se-Kabupaten Bogor.

Pj. Bupati Bogormenegaskan, arah kebijakan Pemkab Bogor ke depan harus mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Setiap perangkat daerah perlu dicermati agar sejalan dengan prioritas nasional,” kata Bachril.

Pj. Bupati Bogor menambahkan, setiap dinas perlu memahami bentuk konkret Asta Cita dan 17 program prioritas nasional yang ada. “Hal ini akan menjadi evaluasi sejauh mana program Pemkab Bogor sejalan dengan pusat,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa presiden menginginkan program yang efektif dan efisien dalam mencapai target. Ini disampaikan pada Rakornas di SICC Sentul (7/11) lalu. Presiden mengutamakan penganggaran yang efisien untuk mencapai sasaran.

Pj. Bupati Bogor menjelaskan, Permendagri No. 15 Tahun 2024 mengarahkan agar APBD 2025 memperhatikan sektor pendidikan dan infrastruktur publik. Selain itu, anggaran harus mendukung pengurangan stunting, pengentasan kemiskinan, dan pengendalian inflasi.

“Harapannya, para peserta acara ini mendapatkan pemahaman lebih dalam soal penyusunan APBD 2025,” kata Bachril. Dengan pengetahuan yang lebih mendalam, APBD dapat disusun lebih berkualitas sesuai pedoman.

Bachril juga meluncurkan “Siperjaka Berdasi” yang dibuat oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sistem ini bertujuan mengapresiasi perangkat daerah atas kinerja keuangan dan aset daerah mereka.

“Sistem ini memberikan penilaian kinerja keuangan dan aset daerah pada perangkat,” tambah Bachril. (fz/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor