Menu

Dark Mode
Pengajian Ke-3 PRM Pabuaran Cibinong, Dalami Maqāṣid al-Syarī‘ah untuk Mewujudkan Islam Berkemajuan Rp 700 Juta Untuk Jalan Benteng Royal Residence, Publik Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab Sukabumi BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL

Bogor

Pemkab Bogor Raih Penghargaan atas Akselerasi Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan

badge-check


					Pemkab Bogor Raih Penghargaan atas Akselerasi Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan Perbesar

SAHABAT PEMDA | JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menerima penghargaan dalam kategori kinerja akselerasi pelaksanaan program strategis nasional sektor penurunan ketimpangan kesejahteraan masyarakat – fiskal sedang. Penghargaan diberikan Kementerian Dalam Negeri berkolaborasi dengan Tempo Media Group, di Jakarta, Senin (1/12).

Berbagi tugas dengan Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah tahun 2025. Hadir mendampingi Wabup Jaro Ade, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo, Dadang Imansyah.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menyatakan bahwa penghargaan ini adalah kado istimewa yang didedikasikan sepenuhnya untuk masyarakat Kabupaten Bogor. Ini memberikan semangat bagi kami untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Malam ini ada sebuah kado untuk masyarakat Kabupaten Bogor. Kado ini adalah motivasi bagi kami untuk meningkatkan kinerja, dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi,” ujar Jaro Ade.

Jaro Ade menjelaskan, penghargaan ini secara spesifik menyoroti keberhasilan Pemkab Bogor dalam upaya menurunkan kesenjangan sosial dan ekonomi antara kelompok kaya dan miskin. Pencapaian ini adalah buah dari kolaborasi dan integrasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Untuk menurunkan kesenjangan ekonomi, tentu perlu kolaborasi, terintegrasi antara seluruh dinas. Kami terus memperbaiki data, misalnya di Dinas Sosial, agar pemberian bantuan sosial kepada masyarakat itu tepat sasaran,” jelas Jaro Ade.

Ia menerangkan, tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Bogor sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar, memerlukan kebersamaan dan keikhlasan dari seluruh elemen pemerintahan.
“Kita tidak bisa hanya kerja yang biasa-biasa saja, tapi kerjanya yang harus luar biasa,” tandasnya.

Jaro Ade mengajak jajaran jajaran Pemkab Bogor untuk menjadi pelayan yang istimewa dan menjadikan penghargaan Kemendagri ini sebagai semangat untuk menghasilkan kinerja yang gemilang. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengajian Ke-3 PRM Pabuaran Cibinong, Dalami Maqāṣid al-Syarī‘ah untuk Mewujudkan Islam Berkemajuan

12 September 2026 - 13:29 WIB

BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak

11 September 2026 - 23:51 WIB

Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN

10 September 2026 - 12:37 WIB

Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL

10 September 2026 - 05:05 WIB

Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat

9 September 2026 - 13:14 WIB

Trending on Bogor