Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Pemkab Bogor Raih Penghargaan atas Akselerasi Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan

badge-check


					Pemkab Bogor Raih Penghargaan atas Akselerasi Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan Perbesar

SAHABAT PEMDA | JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menerima penghargaan dalam kategori kinerja akselerasi pelaksanaan program strategis nasional sektor penurunan ketimpangan kesejahteraan masyarakat – fiskal sedang. Penghargaan diberikan Kementerian Dalam Negeri berkolaborasi dengan Tempo Media Group, di Jakarta, Senin (1/12).

Berbagi tugas dengan Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah tahun 2025. Hadir mendampingi Wabup Jaro Ade, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo, Dadang Imansyah.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menyatakan bahwa penghargaan ini adalah kado istimewa yang didedikasikan sepenuhnya untuk masyarakat Kabupaten Bogor. Ini memberikan semangat bagi kami untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Malam ini ada sebuah kado untuk masyarakat Kabupaten Bogor. Kado ini adalah motivasi bagi kami untuk meningkatkan kinerja, dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi,” ujar Jaro Ade.

Jaro Ade menjelaskan, penghargaan ini secara spesifik menyoroti keberhasilan Pemkab Bogor dalam upaya menurunkan kesenjangan sosial dan ekonomi antara kelompok kaya dan miskin. Pencapaian ini adalah buah dari kolaborasi dan integrasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Untuk menurunkan kesenjangan ekonomi, tentu perlu kolaborasi, terintegrasi antara seluruh dinas. Kami terus memperbaiki data, misalnya di Dinas Sosial, agar pemberian bantuan sosial kepada masyarakat itu tepat sasaran,” jelas Jaro Ade.

Ia menerangkan, tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Bogor sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar, memerlukan kebersamaan dan keikhlasan dari seluruh elemen pemerintahan.
“Kita tidak bisa hanya kerja yang biasa-biasa saja, tapi kerjanya yang harus luar biasa,” tandasnya.

Jaro Ade mengajak jajaran jajaran Pemkab Bogor untuk menjadi pelayan yang istimewa dan menjadikan penghargaan Kemendagri ini sebagai semangat untuk menghasilkan kinerja yang gemilang. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor