Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Jaro Ade Pimpin Rapat Percepatan Pengadaan Tanah Jalan Tambang dan Jembatan Leuwiranji

badge-check


					Jaro Ade Pimpin Rapat Percepatan Pengadaan Tanah Jalan Tambang dan Jembatan Leuwiranji Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONG – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, memimpin rapat percepatan pengadaan tanah untuk pembangunan jalan khusus angkutan tambang dan Jembatan Leuwiranji. Rapat berlangsung di ruang kerjanya pada Jumat (20/6), sebagai tindak lanjut dari peninjauan lapangan yang telah dilakukan dua hari sebelumnya, Rabu (18/6/2025).

Rapat ini juga merupakan arahan langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menyelesaikan persoalan lalu lintas dan infrastruktur yang terdampak oleh aktivitas pertambangan.

“Pembangunan jalan ini bersifat strategis, tidak hanya untuk mengurangi kerusakan jalan umum akibat kendaraan tambang, tetapi juga untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Jaro Ade.

Ia menegaskan bahwa keberadaan jalan khusus angkutan tambang sudah menjadi kebutuhan mendesak, mengingat tingginya intensitas kendaraan berat di jalur umum yang memicu kerusakan dan membahayakan pengguna jalan lain.

Dalam forum tersebut, Jaro Ade juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pelaku usaha tambang sebagai bagian dari tanggung jawab sosial terhadap wilayah operasional mereka.

“Dukungan dari para pelaku usaha, khususnya di sektor pertambangan, memiliki peranan penting dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur ini. Kami mendorong skema kolaboratif, termasuk dalam proses pengadaan tanah,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Jaro Ade, telah membentuk tim khusus untuk mempercepat proses pengadaan lahan, serta melakukan inventarisasi aset dan kebutuhan di lapangan.

“Kami memahami bahwa proses pengadaan tanah membutuhkan waktu dan koordinasi yang kompleks. Oleh karena itu, kami telah membentuk tim khusus untuk menangani pengadaan lahan serta memulai proses inventarisasi aset dan kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

Rencana pembangunan jalan ini akan menghubungkan area vital pertambangan menuju jalur strategis provinsi, dengan tetap memperhatikan hasil kajian teknis sebelumnya. Tujuannya, tidak hanya meredakan beban lalu lintas, tapi juga memberi solusi jangka panjang atas kerusakan infrastruktur jalan.

Di akhir rapat, Jaro Ade mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk turut mendukung percepatan proyek tersebut.

“Sudah saatnya kita bersama-sama membangun jalan ini demi kepentingan bersama, baik untuk masyarakat maupun dunia usaha. Sinergi dan komitmen dari semua pihak sangat kami harapkan,” pungkasnya. (Fz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor