Menu

Dark Mode
Proyek Jalan Gunung Botak Picu Polemik, 12 Fasilitas Penambang Rusak Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan Tingkatkan Kualitas Orator Perempuan, Pac Fatayat Nu Neglasari Gelar Pelatihan Public Speaking Di Aula Kecamatan Ciledug DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan ASN Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi Polres Buru Gelar Kegiatan Operasional Triwulan I 2026 Sinergikan Strategi Kamtibmas

Muhammadiyah

HPT Muhammadiyah : Iman Kepada Rasul

badge-check


					HPT Muhammadiyah : Iman Kepada Rasul Perbesar

EDUKASI – Kita wajib percaya bahwa Allah Yang Maha Bijaksana telah mengutus para rasul untuk memberi petunjuk ummat manusia akan jalan yang lurus.

Mereka adalah pembawa berita gembira dan peringatan, agar bagi manusia tiada alasan untuk membantah Allah setelah diutusnya para Rasul (39).

Para rasul itu adalah manusia seperti kita: makan, minum dan pergi ke pasar (40).

Yang telah dipilih oleh Allah, menjadi utusan-Nya dan mengistimewakan mereka dengan diberi wahyu. Mereka adalah orang-orang yang jujur (41), terpercaya (42)

menyampaikan tugas mereka (43) dan cerdas, dapat memhami dan memahamkan (44).

Mereka adalah manusia yang mengalami yang biasa dialami oleh orang lain selagi tidak mengurangi kehormatan mereka dalam martabat mereka yang luhur (45).

Diantara para Rasul yang tersebut nama mereka dalam qur’an adalah: Adam, Idris, Nuh, Hud, Shalih, Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Luth, Ayyub, Syu’aib, Musa, Harun, Dzulkifli, Daud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa. Yunus, Zakariya, Yahya, Isa dan Muhammad ‘alaihimus-shalatu wassalam (46).

Dan ada Rasul-rasul-Nya yang tidak diberitakan Allah kepada kita (47). Tiada ummat yang terdahulu melainkan pernah kedatangan Nabi (48).

Dan Allah telah mengokohkan mereka dengan beberapa pembuktian dan segala macam mu’jizat yang nyata (49).

PERHATIAN
Adalah suatu kebenaran, bahwa kekuasaan Allah dapat mengadakan hal hal yang menyimpang dari hukum kebiasaan yang pernah berlaku bagi para Nabi untuk menguatkan penugasan dan menundukkan lawan-lawan mereka dan,

tanda kebenaran mereka terhadap mereka yang mengingkari, misalnya apa yang tersebut dalam Qur’an :

api yang tak membakar Nabi Ibrahim (50), tongkat Nabi Musa yang berubah menjadi ular (51), Nabi Isa yang dapat menghidupkan kembali orang mati (52),

dan diturunkannya al-Qur’an bagi Nabi Muhammad (53) ,

dan lain sebagainya yang tersebut dalam beberapa ayat, dan semua itu adalah hal yang wajib diimani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan

12 April 2026 - 05:47 WIB

Tingkatkan Kualitas Orator Perempuan, Pac Fatayat Nu Neglasari Gelar Pelatihan Public Speaking Di Aula Kecamatan Ciledug

11 April 2026 - 03:12 WIB

Definisi dan Cabang Filsafat Ditinjau dari Etika Profesi PR

31 March 2026 - 14:38 WIB

Definisi dan Cabang Filsafat

Muhammadiyah Tetapkan Jadwal Ramadhan, Idulfitri, dan Idul adha 2026 (1447 H)V

17 March 2026 - 15:29 WIB

Muhammadiyah Tetapkan Jadwal Ramadhan

1 Syawal 1447 H Jatuh 20 Maret 2026? Ini Penjelasan Lengkap Sistem Kalender Hijriah Global

12 March 2026 - 16:00 WIB

Kalender Hijriah Global
Trending on Edukasi