SABDA DEPOK – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok terus mengembangkan dan mengevaluasi layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Forum Group Discussion (FGD), Jumat (01/11/24).
FGD tersebut berlangsung di Ruang Rapat Diskominfo Depok dan bertujuan mempercepat penyelesaian masalah.
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika, Denhas Ary Wibowo, menekankan pentingnya integrasi layanan.
“Kami mengelola aplikasi dan infrastruktur, termasuk data center, internet, dan arsitektur data,” ujarnya.
Denhas menjelaskan, pihaknya ingin meningkatkan efektivitas TIK dengan mengintegrasikan aplikasi yang ada.
“Kami ingin pengelolaan TIK lebih efektif melalui integrasi aplikasi,” jelasnya kepada berita.depok.go.id.
Diskominfo, lanjut Denhas, menggunakan tiga tools berbeda dalam pengelolaan aplikasi di Perangkat Daerah (PD).
Beberapa tools yang dimaksud adalah Simpatik, Helpdesk, dan Sistem Monitoring Aplikasi Terpadu (Simata).
“Kami akan menyatukan ketiga tools tersebut agar lebih efisien,” tambah Denhas.
Dengan integrasi ini, PD bisa mendapatkan layanan dan menangani gangguan dari satu tools terpadu.
Denhas menyebut aksi perubahan ini berjudul ‘Peningkatan Efektivitas Pengelolaan TIK melalui Integrasi Aplikasi’.
“Harapannya, layanan kami semakin baik, responsif, dan cepat,” ujarnya.
Meskipun tidak langsung melayani masyarakat, Diskominfo memberikan layanan kepada PD.
“Jika PD terlayani dengan baik, maka dampaknya ke masyarakat juga positif,” jelasnya.
Dia berharap pengembangan integrasi ini dapat selesai pada bulan Desember.
“InsyaAllah pengembangan ini selesai Desember dan bisa kami sosialisasikan ke PD,” tutup Denhas. (red/*)











