SABDA DEPOK – Sebanyak 177 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kecamatan Bojongsari dilantik oleh Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Muhamad Refi Fahruroji, pada Minggu (3/11).
Acara pelantikan berlangsung di Gedung Pemuda Pondok Pesantren Al-Nahdlah, Kelurahan Pondok Petir.
Usai pelantikan, para pengawas diimbau bekerja sesuai aturan yang berlaku dan menjaga netralitas. Mereka diminta tetap berintegritas sebagai pengawas pemilu.
“PTPS harus bekerja sesuai aturan yang berlaku. PTPS adalah garda terdepan dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Mereka juga harus netral dan berintegritas,” ujar Refi Fahruroji pada Senin (4/11/24).
Tugas pengawasan ini tersebar di beberapa wilayah, termasuk 17 TPS di Kelurahan Bojongsari Baru dan 18 TPS di Kelurahan Duren Seribu.
“Selain itu, ada 24 TPS di Kelurahan Bojongsari, 25 TPS di Kelurahan Duren Mekar, dan 27 TPS di Kelurahan Serua. Kemudian, 33 TPS di Kelurahan Curug dan Pondok Petir,” paparnya.
Selain mengawasi jalannya pemungutan suara, PTPS juga bertugas mengawasi pendistribusian logistik pemilu. Mereka diharapkan menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab.
“Setiap pengawas memang memiliki hak pilih. Namun, netralitas tetap wajib dijaga hingga pemungutan suara pada 27 November 2024,” lanjut Refi.
Sebagai persiapan, sebanyak 177 PTPS ini akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) sebanyak dua kali. Materi Bimtek akan berfokus pada tugas-tugas seputar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Namun, jadwal pelaksanaan Bimtek belum ditetapkan. Menurut Refi, PTPS akan mulai bertugas selama 23 hari sebelum Pilkada dan berakhir 7 hari setelahnya.
“Mereka akan bertugas di Pilkada Depok 2024 dengan durasi 30 hari,” tutupnya. (red/*)











