Menu

Dark Mode
Pemkab Buru Dorong Dukungan Perbankan Untuk Percepatan Program Rumah Subsidi PLN ULPLTD Namlea Mulai Gunakan Biosolar B50, Dukung Transisi Energi Bersih Kemarau Panjang, Debit Air Sumur PDAM Buru Menurun, Distribusi Ke Pelanggan Terganggu Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru

Bogor

Dishub Bogor Gelar Operasi ODOL di Tol Jagorawi untuk Tekan Angka Kecelakaan

badge-check


					Dishub Bogor Gelar Operasi ODOL di Tol Jagorawi untuk Tekan Angka Kecelakaan Perbesar

SAHABAT PEMDA BOGOR | CIBINONG – Dishub Bogor menggelar Operasi Gabungan Over Dimensi Overload (ODOL).

Kegiatan ini dilakukan di Jembatan WIM Ciawi, Tol Jagorawi, pada Kamis (31/10/24).

Tujuannya untuk menekan kecelakaan akibat muatan berlebih pada angkutan barang.

Operasi gabungan ini akan berlangsung dua hari.

Kegiatan ini melibatkan PJR, Laka Ciawi, Dishub Bogor, JMTO Area Jagorawi, dan Satgas Jagorawi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menyatakan operasi ini untuk menekan angka kecelakaan.

Penertiban menyasar kendaraan yang over dimensi dan overload yang membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Kami lakukan operasi gabungan untuk meminimalisir kecelakaan,” ujar Dadang.

Operasi ini mencakup tindakan tilang oleh PJR terhadap kendaraan melanggar muatan.

Dadang menjelaskan, penindakan mencakup tilang SIM dan Buku Uji bagi pengendara yang melanggar.

“Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas,” tambahnya.

Ia berharap operasi rutin ini bisa menekan angka kecelakaan karena muatan berlebih.

Selain itu, operasi juga diharapkan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

“Operasi ODOL ini rutin kami laksanakan dua kali sebulan di jembatan timbang,” pungkas Dadang.

Operasi ODOL diharapkan dapat mendorong kepatuhan sopir terhadap aturan muatan dan dimensi kendaraan. Ketaatan ini penting untuk mencegah risiko kecelakaan bagi pengguna jalan yang lain.

Kepala Seksi Penegakan Dishub Kabupaten Bogor, Wahyu Hidayat, menyebut operasi ini melibatkan teknologi.

“Kita manfaatkan perangkat WIM untuk mendeteksi kendaraan yang melebihi batas,” ungkap Wahyu.

Ia menambahkan, teknologi ini memudahkan petugas untuk langsung melakukan penindakan. Dengan sistem ini, pelanggaran lebih cepat terdeteksi dan terdata dengan akurat. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor