Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Bupati Bogor Siapkan Posko Bencana di Empat Wilayah Kabupaten Bogor

badge-check


					Bupati Bogor Siapkan Posko Bencana di Empat Wilayah Kabupaten Bogor Perbesar

SAHABAT PEMDA | BOGOR – Bupati Kabupaten Bogor, Rudi Susmanto, menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menanggulangi bencana di wilayahnya. Pemerintah akan membangun posko utama di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta empat posko lapangan di titik strategis, yakni Cisarua (selatan), Gunung Putri (timur), dan Leuwiliang (barat).

“Kami harapkan posko-posko ini dapat segera dioperasikan untuk memaksimalkan penanganan bencana,” ujar Rudi Susmanto dalam keterangannya, Selasa (4/3). Pendirian posko ini bertujuan untuk meningkatkan respons cepat terhadap bencana yang kerap terjadi di Kabupaten Bogor, terutama menjelang musim hujan.

Selain infrastruktur posko, aspek logistik juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Rudi menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok bagi warga terdampak, terutama menjelang bulan Ramadhan. “Kami akan memastikan logistik untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat, termasuk untuk buka puasa dan sahur, tersedia di posko,” tambahnya.

Menurutnya, distribusi logistik akan dikoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk BPBD, Dinas Sosial, serta organisasi kemanusiaan. Bantuan yang disiapkan mencakup bahan makanan, air bersih, obat-obatan, hingga perlengkapan darurat lainnya.

Rudi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, seperti banjir dan longsor, yang sering melanda wilayah Bogor. “Kesadaran masyarakat dalam menghadapi situasi darurat sangat penting. Kami juga akan mengaktifkan sistem peringatan dini di daerah rawan bencana,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Bogor akan menggandeng relawan dan komunitas lokal untuk mempercepat proses evakuasi jika terjadi bencana. “Kolaborasi dengan berbagai elemen sangat dibutuhkan agar penanganan lebih efektif dan cepat,” ujar Rudi.

Dengan langkah-langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat meminimalisir dampak bencana sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di bulan suci Ramadhan. (FZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor