Namlea -Komando Distrik Militer ( Letkol.Inf.HeriBertus.S.I.P’ M.i.p.)
terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Buru. Kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar kebutuhan kesehatan masyarakat melalui pengobatan gratis, sunatan massal hingga donor darah.
Program Bakti TNI AD untuk Rakyat ini merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diwujudkan melalui berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung.
Dalam bidang kesehatan, Kodim Namlea menyediakan layanan pengobatan gratis dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Buru melalui Dinas Kesehatan, baik dari tenaga medis maupun obat-obatan. Selain itu, sebanyak 50 anak dari keluarga kurang mampu mendapat kesempatan mengikuti sunatan massal yang dilaksanakan di Kabupaten Buru.
Informasi mengenai kegiatan tersebut sebelumnya disampaikan melalui Koramil di masing-masing wilayah. Koramil turut membantu melakukan sosialisasi hingga proses pendaftaran peserta agar masyarakat dapat mengetahui dan mengikuti layanan yang disediakan.
Program serupa juga direncanakan kembali digelar di Kabupaten Buru Selatan dengan kuota 50 anak. Hal ini menjadi bagian dari keberlanjutan program Bakti TNI agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di wilayah yang lebih luas.
Tidak hanya pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapat sosialisasi mengenai fasilitas dan layanan RSUD Namlea yang baru. Rumah sakit tersebut saat ini masih dalam tahap melengkapi peralatan medis serta berbagai fasilitas pendukung sebelum nantinya dapat beroperasi secara penuh.
Di bidang pembangunan, Kodim Namlea masih melanjutkan sejumlah pekerjaan infrastruktur di berbagai wilayah Kabupaten Buru. Dari enam titik pembangunan jembatan beton, empat titik telah mencapai progres 100 persen, sementara dua titik lainnya berada di kisaran 90 persen dan ditargetkan selesai pada pekan berikutnya.

Pembangunan juga mencakup dua jembatan gantung yang berada di wilayah Kapi Air dan Namlea Ilat. Kondisi geografis dan akses menuju kedua wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri karena material harus dibawa melalui jalur laut dengan melewati Teluk Namlea.
Material pembangunan kemudian diangkut secara bertahap menggunakan perahu dari Namlea menuju lokasi. Kendati menghadapi keterbatasan akses, pekerjaan tetap berjalan dengan dukungan masyarakat setempat.
Selain pembangunan jembatan, Kodim Namlea juga mengerjakan sejumlah fasilitas lainnya, seperti sumur bor, jalan dan saluran irigasi di beberapa wilayah.
Melalui program tersebut, Kodim Namlea berharap kehadiran TNI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan maupun peningkatan fasilitas publik.
Masyarakat juga diharapkan turut menjaga dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat selanjutnya akan terus dikembangkan, termasuk di Kabupaten Buru Selatan dengan agenda sunatan massal yang menyediakan kuota tambahan sebanyak 50 anak.pungkasnya. (yyt)











