Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Lapor Pak Bupati! Jalan Bankeu Rp600 Juta di Desa Gunung Sari Rusak Diduga Tak Sampai Dua Tahun, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

badge-check


					Lapor Pak Bupati! Jalan Bankeu Rp600 Juta di Desa Gunung Sari Rusak Diduga Tak Sampai Dua Tahun, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Perbesar

Bogor, rabu 1 juli 2026, team media menyusuri pekerjaan bankeu desa gunung sari kecamatan citeureup kabupaten Bogor, akan tetapi di luar dugaan kerjaan yang baru dikerjakan beberapa tahun sudah rusak parah dan berlubang.

Anggaran tersebut menggunakan anggaran bankeu dari anggaran tahun 2024 dan 2025, tentunya ini menjadi pertanyaan besar karena jaminan kualitas aspal itu minimal 10 tahun sampi dengan 15 tahun kalo dikerjakan secara benar.

Tentunya dengan adanya temuan ini diduga adanya pengurangan spek dalam pengerjaan sehingga merugikan keuangan dari APBD yang di kucurkan melalui bankeu.

Salah satu warga yang ditemui mengatakan betul pa ini jalan dikerjakan sekitar tahun 2024 dengan nilai Rp 600.000.000 bersumber dari bankeu, dan ini sudah rusak dalam beberapa bulan kemarin dan dibiarkan tidak adanya perawatan, padahal jalan tersebut merupakan akses kita warga setiap hari. Harapan kami sih agar segera dilakukan pemeliharaan apabila jalan ini berdekatan dengan kantor desa ujarnya.

Sementara itu ketua LSM BPK-RI Bahrudin yang menjadi pemerhati pembangunan wilayah Kabupaten Bogor ketika dimintai tanggapan mengatakan bahwa dengan rusaknya jalan yang dibangun melalui anggaran bankeu sudah rusak baru beberapa bulan saja kuat dugaan adanya pengurangan spek dari pekerjaan.

Kuat di duga kades telah melakukan pelanggaran UU No. 38 tahun 2024 tentang penyelenggaraan wajib rutin melakukan pemeliharaan dan juga permen PU No. 10 tahun 2026 spesifikasi umum bina marga mengatur komposisi campuran beraspal ( seperti asphalt concrete) suhu dan ketebalan lapisan ( meliputi surface cource binder, course dan bace course) agar sesuai standar ketahanan.

Dalam hal ini tentunya pihak kami dalam waktu dekat akan membuat surat laporan kepada Bupati Bogor dan juga kejari kabupaten Bogor karna adanya indikasi pengurangan spek dan mark-up anggaran.

Sampai berita ini ditayangkan pihak kecamatan citeureup melalui kasi ekbang belum menjawab konfirmasi dari media, begitu juga dengan kepala Desa Gunung Sari uwes. ( Syam ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 Komentar

  1. Kevin3475

    https://shorturl.fm/0NDfv

    Reply
It's all shown
Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor