Menu

Dark Mode
BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

Buru

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Buru Tegaskan Nilai Luhur sebagai Kunci Persatuan dan Perdamaian

badge-check


					Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Buru Tegaskan Nilai Luhur sebagai Kunci Persatuan dan Perdamaian Perbesar

NAMLEA – Semangat kebangsaan mengiringi pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar oleh Polres Buru, Senin (1/6) pagi. Bertempat di Lapangan Apel Polres Buru, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIT berjalan dengan khidmat dan tertib.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Barisan pasukan upacara tampak gagah dan kompak, terdiri dari gabungan unsur Staf Polres, Satuan Lalu Lintas, Sat Intelkam, Reskrim, Narkoba, Sat Samapta, Polairud, serta diperkuat oleh satu peleton personel dari Ki III Yon A Pelopor Satbrimobda Maluku.

Rangkaian acara, meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, pembacaan naskah pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, serta diakhiri dengan doa dan penyanyian lagu Bagimu Negeri.

Dalam amanat yang dibacakannya, Kapolres menekankan tema peringatan tahun ini: “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Ditegaskan bahwa Pancasila terbukti mampu menyatukan keberagaman nusantara yang terdiri dari ribuan pulau dan ratusan suku bangsa. Nilai ini juga dinilai relevan menjadi jawaban atas tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga ketegangan geopolitik.

“Pancasila adalah jangkar moral kita. Indonesia tidak hanya menjadi penonton dunia, tetapi memiliki tanggung jawab mewujudkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan dan keadilan, sebagaimana amanat konstitusi,” ujar Kapolres saat membacakan naskah pidato.

Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa semangat kemanusiaan yang adil dan beradab telah dibuktikan melalui kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera PBB serta peran aktif dalam mediasi konflik. Perdamaian sejati menurut Indonesia bukan sekadar tanpa perang, namun terciptanya keadilan bagi seluruh umat manusia.

Pesan penting juga disampaikan agar Pancasila tidak hanya menjadi simbol semata, melainkan dijadikan ideologi yang hidup dalam setiap tindakan. Seluruh pemangku kebijakan diminta memastikan setiap program berpihak pada keadilan sosial, sementara generasi muda diajak menjaga nilai luhur ini dari ancaman intoleransi dan radikalisme.

“Mari kita teguhkan komitmen bersama. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,” pungkas amanat tersebut. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 Komentar

  1. Tomas3343

    https://shorturl.fm/dgcB4

    Reply
It's all shown
Read More

Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya

10 September 2026 - 05:08 WIB

Polres Buru Resmikan Sejumlah Gedung Baru, Perkuat Pelayanan dan Pengabdian kepada Masyarakat

6 September 2026 - 23:50 WIB

Mediasi Gugatan Perdata A. Purnama Gagal, Perkara Berlanjut ke Persidangan Pokok

4 September 2026 - 14:49 WIB

HUT Kejaksaan RI ke-81, Kejari Buru Tegaskan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik

2 September 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Buru Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Polairud

27 August 2026 - 22:52 WIB

Trending on Buru