Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

BPI KPNPA RI Dorong Penguatan Tata Kelola Baznas Kabupaten Bogor

badge-check


					BPI KPNPA RI Dorong Penguatan Tata Kelola Baznas Kabupaten Bogor Perbesar

SAHABAT PEMDA | BOGOR – Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor Raya, Rizwan Riswanto, mengajak seluruh pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bogor, untuk memperkuat tata kelola dan transparansi dalam pengelolaan dana umat. Hal ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap peran strategis Baznas dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Rizwan, dengan beragam sumber pendanaan yang dikelola Baznas seperti zakat profesi ASN, infak masyarakat, maupun hibah dari pemerintah daerah, perlunya keterbukaan informasi menjadi sangat penting untuk membangun kepercayaan publik.

“Baznas memiliki peran yang sangat vital. Kami percaya, dengan pelaporan yang terbuka dan akuntabel, kinerja Baznas akan semakin dipercaya dan berdampak nyata di tengah masyarakat,” ujar Rizwan, Kamis (23/5/2025).

Ia menyarankan agar Baznas Kabupaten Bogor mempublikasikan laporan tahunan secara berkala, termasuk rincian pendapatan dan penyaluran, serta menyampaikan data dampak program terhadap pengurangan angka kemiskinan.

Rizwan juga mendorong adanya sinergi antara Baznas dengan pemerintah daerah dan lembaga pengawasan untuk melakukan audit berkala secara independen. Langkah ini diyakini dapat mendorong penguatan sistem dan mencegah potensi penyalahgunaan, sekaligus memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan.

“Bila perlu, audit dilakukan sebelum periode kepengurusan berakhir, agar proses transisi kepemimpinan di Baznas dapat berjalan lebih baik dan transparan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari penguatan integritas, Rizwan turut menyarankan agar dilakukan pemetaan dan monitoring terhadap lembaga sosial atau yayasan yang menjalin kerja sama atau memiliki afiliasi program dengan Baznas, guna memastikan seluruh kolaborasi berjalan sesuai prinsip syariah dan tata kelola yang baik.

Dengan semangat perbaikan, Rizwan optimistis bahwa Baznas Kabupaten Bogor dapat menjadi contoh kelembagaan zakat yang modern, profesional, dan berdampak langsung terhadap pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah.

“Kami siap mendukung langkah-langkah positif Baznas untuk terus berbenah dan tumbuh menjadi lembaga yang semakin dipercaya umat,” pungkasnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor