SAHABAT PEMDA | BOGOR – Upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor kembali mendapatkan perhatian serius dari legislatif daerah. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Syamsudin, turun langsung meninjau kondisi Puskesmas Leuwinutug di Kecamatan Citeureup, bersama Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Agus Fauzi. Kunjungan ini menindaklanjuti aspirasi warga yang selama bertahun-tahun mengusulkan relokasi Puskesmas tersebut namun kerap kandas dalam forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten.
Relokasi Puskesmas Leuwinutug menjadi penting mengingat keterbatasan fasilitas saat ini tidak lagi memadai untuk melayani kebutuhan masyarakat yang terus bertambah. Dalam kunjungan lapangan itu, Junaidi menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga agar masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.
“Saya bersama Sekdis Kesehatan Pak dr. Agus Fauzi, kelokasi untuk mengetahui langsung kondisi Puskesmas Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, yang mana usulan warga yang dimotori ketua RW 05 yang minta agar Puskesmas direlokasi selalu mental saat musyawarah rencana pembangunan atau Musrenbang tingkat Kabupaten Bogor,” kata Junaidi Syamsudin kepada wartawan, Selasa (15/4/2024).
Lebih jauh, Junaidi menjelaskan bahwa dirinya akan berupaya maksimal agar usulan warga, khususnya dari Kampung Setu RW 04, Desa Leuwinutug, dapat dimasukkan dalam rencana prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Dengan demikian, pembangunan Puskesmas baru diharapkan bisa segera dimulai dan dapat dioperasikan pada tahun 2027.
Dalam hasil tinjauan tersebut, diperoleh informasi baru terkait rencana lokasi relokasi. Selain opsi membebaskan lahan milik warga, alternatif lain yang lebih memungkinkan adalah memanfaatkan lahan kosong milik pengelola Kawasan Industri Sentul, yakni PT Bogorindo Cemerlang. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 2.600 meter persegi dan dinilai cukup ideal untuk pembangunan fasilitas kesehatan baru.
“Nah, informasi yang saya dan Sekdis Kesehatan Pak dr. Agus Fauzi dapatkan selain rencana membebaskan lahan milik warga, relokasi akan memanfaatkan lahan yang belum dibangun pengelola Kawasan Industri Sentul, yakni PT Bogorindo Cemerlang. Areal lahannya cukup luas mencapai 2.600 meter. Nanti kita upayakan bertemu dengan pihak manajemen pengelola kawasan,” jelas Junaidi.
Untuk merealisasikan rencana ini, Junaidi mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Dinas Kesehatan akan segera menjalin komunikasi intensif dengan manajemen PT Bogorindo Cemerlang. Ia optimistis bahwa dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, relokasi Puskesmas dapat terealisasi tanpa hambatan besar, sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Citeureup, khususnya Desa Leuwinutug. (fz)











