Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Bupati Bogor Meresmikan Jembatan Perintis di Megamendung, Warga Kini Dapat Menikmati Akses yang Kembali Terhubung

badge-check


					Bupati Bogor Meresmikan Jembatan Perintis di Megamendung, Warga Kini Dapat Menikmati Akses yang Kembali Terhubung Perbesar

SAHABAT PEMDA | MEGAMENDUNG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan Jembatan Perintis atau Jembatan Rawayan yang menghubungkan Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua, Jumat (21/3/2025). Jembatan ini dibangun sebagai respons cepat atas bencana banjir bandang yang terjadi pada awal Maret 2025 dan menyebabkan akses antarwilayah terputus.

Peresmian jembatan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Bogor. Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa jembatan ini bersifat sementara sambil menunggu pembangunan jembatan permanen yang ditargetkan selesai pada 2025 atau paling lambat 2026.

“Jembatan ini dapat digunakan sementara sambil kita menunggu pembangunan jembatan permanen. Kami menargetkan jembatan permanen selesai di tahun 2025 atau maksimal pada 2026. Namun yang terpenting, sebelum Idul Fitri tahun ini, masyarakat sudah dapat menikmati akses yang terhubung,” ungkap Rudy Susmanto.

Pembangunan Jembatan Perintis melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta dan aparat keamanan. Salah satu pihak yang turut berkontribusi adalah Eiger Adventure Land.

Direktur Utama Eiger Adventure Land, Imanuel Wirajaya, mengungkapkan bahwa perusahaannya tergerak untuk membantu setelah mengetahui jembatan runtuh akibat bencana alam. Ia segera berkoordinasi dengan Camat setempat untuk memberikan bantuan.

“Jembatan ini menyambungkan lebih dari sekadar dua tempat, tetapi juga menyambungkan hati masyarakat. Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat yang besar, terutama bagi akses pendidikan dan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Proses pembangunan jembatan berlangsung dalam waktu cepat. Sinergi antara pemerintah daerah, pihak swasta, serta aparat keamanan seperti TNI dan Polri memungkinkan jembatan ini rampung dalam delapan hari.

“Setelah bencana banjir bandang pada 2 dan 3 Maret, kami mulai bekerja sama dengan Eiger dan TNI, serta Polri untuk membangun jembatan ini. Dalam waktu delapan hari, jembatan ini selesai dibangun dan kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Bupati Bogor.

Dengan adanya jembatan ini, masyarakat yang sebelumnya harus mencari jalur alternatif kini dapat kembali menjalani aktivitas harian mereka tanpa hambatan, terutama menjelang Idul Fitri.

“Kami berharap, dengan dibukanya jembatan ini, masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lancar, terutama menjelang Idul Fitri,” tambahnya.

Salah satu warga setempat mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan jembatan ini. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting karena mayoritas warga menggantungkan penghasilan mereka dengan melintasi sungai yang sebelumnya terputus aksesnya.

“Jembatan sudah jadi sekarang, sangat bermanfaat sekarang, buat warga nyebrang, kebanyakan kan warga cari rezekinya lewat sini, kalau gak ada jembatan, mereka harus nyebrang kali. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang udah membantu terwujudnya jembatan ini, mudah-mudahan ke depannya jembatan permanen buat masuk kendaraan mobil roda empat bisa segera terbangun,” pujinya.

Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana, serta mendorong percepatan pembangunan jembatan permanen yang lebih kokoh dan dapat dilalui kendaraan roda empat. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor