SAHABAT PEMDA | KARAWANG – Bupati Kabupaten Bogor, Rudi Susmanto, menegaskan bahwa Bank BJB bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan simbol harkat, martabat, dan kehormatan masyarakat Sunda. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah forum yang membahas peran perbankan dalam pembangunan daerah.
“Pesan yang kita tangkap satu, dari sisi perbankan Bank BJB adalah harkat, martabat, dan kehormatan orang Sunda,” ujar Rudi, Selasa (4/3). Menurutnya, Bank BJB memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama bagi masyarakat Jawa Barat dan Banten.
Dalam kesempatan yang sama, Rudi juga menyoroti pentingnya efisiensi dalam struktur Bank BJB. Ia mengutip pesan Gubernur Jawa Barat yang menekankan perlunya pembenahan bersama demi kemajuan daerah. “Soal efisiensi struktur Bank BJB, pak Gubernur menyampaikan, mari kita berbenah bersama-sama, mari membangun Jawa Barat bersama-sama,” tambahnya.
Menurut Rudi, perbankan daerah harus memiliki daya saing tinggi agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Bank BJB, sebagai bank milik daerah, diharapkan tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan masyarakat sangat penting. Dengan kerja sama yang solid, ia yakin perekonomian daerah dapat berkembang lebih pesat, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri terus berupaya memperkuat kerja sama dengan Bank BJB, terutama dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “UMKM adalah tulang punggung perekonomian, dan Bank BJB harus menjadi mitra strategis dalam mengembangkan sektor ini,” ujarnya.
Dengan visi yang jelas dan komitmen kuat, Rudi optimistis Bank BJB dapat terus berkembang serta menjadi kebanggaan masyarakat Sunda. Ia berharap seluruh pihak terkait dapat mendukung langkah-langkah perbaikan yang dilakukan demi kepentingan bersama. (Fz)











