SAHABAT PEMDA – Camat Pancoran Mas (Panmas), Zikri Dwi Darmawan, menekankan pentingnya kualitas penyelenggara Pilkada untuk hasil yang baik.
“Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berkualitas ditentukan oleh penyelenggara yang berintegritas,” ujarnya.
Zikri berharap, ratusan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kecamatan Panmas dapat menjamin Pilkada yang jujur.
Pengawas TPS diingatkan untuk menjaga proses Pilkada tetap adil, bebas, dan rahasia.
“Kewajiban penyelenggara ini serupa dengan netralitas yang dijaga pemerintah, TNI, dan Polri,” jelasnya.
Menurut Zikri, Pengawas TPS harus menjaga netralitas, meskipun tetap memiliki hak memilih.
“Netralitas ini berarti tidak mengumumkan pilihan pribadi,” ujar Zikri kepada berita.depok.go.id, Senin (11/11/24).
Ia menambahkan, publikasi pilihan pribadi dianggap melanggar integritas penyelenggara Pilkada.
Zikri menegaskan, tugas Pengawas TPS tidak hanya bekerja, tapi juga mengabdi pada negara.
“Ini momentum membangun demokrasi sehat di Kota Depok,” tegas Zikri.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Panmas, Sugeng Pribadi, menyampaikan komitmennya.
Sebanyak 304 orang Pengawas TPS telah dilantik dan siap mengawal Pilkada 2024 di Depok.
“Masing-masing TPS akan diawasi satu orang pengawas,” ujar Sugeng.
Masa tugas para Pengawas TPS dimulai 4 November hingga 3 Desember 2024.
“Tugas PTPS memastikan pemungutan dan penghitungan suara di TPS berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.
Sugeng menyatakan bahwa integritas pengawas TPS menjadi kunci sukses Pilkada Depok.
Dengan integritas yang kuat, diharapkan hasil Pilkada 2024 mencerminkan keinginan masyarakat. (red/*)











