Menu

Dark Mode
Diduga Diberhentikan Sepihak, Mantan Bendahara Desa Waigeren Tuntut Hak Gaji yang Ditahan BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum Biarkan Eksavator Beroperasi di Tambang Gunung Nona dan Sungai Waemkedan, GMPRI Kecam Kapolres Buru Skandal RSUD Parung: BPI KPNPA RI Desak Kejagung Ambil Alih Jika Penanganan Perkara Tidak Menyentuh Aktor Utama BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat! Menembus Keterbatasan di Pedalaman Buru: Semangat Disiplin dan Target Daya Saing SD Negeri 21 Fenaleisela

Bogor

Klaim Elektabilitas Rudi Susmanto Berdasarkan Dukungan Nyata dari Masyarakat

badge-check


					Klaim Elektabilitas Rudi Susmanto Berdasarkan Dukungan Nyata dari Masyarakat Perbesar

SAB-DA.COM | CIBINONG – Sekretaris Tim Serius, Andi Syatir, merespons kritik terkait klaim elektabilitas Rudi Susmanto – Ade Jaro.

SAB-DA.COM | CIBINONG – Sekretaris Tim Serius, Andi Syatir, merespons kritik terkait klaim elektabilitas Rudi Susmanto – Ade Jaro. Menurut Andi, klaim tersebut mencerminkan semangat dan optimisme tim yang bekerja keras di lapangan.

“Angka 75 persen itu gambaran kepercayaan dan aspirasi langsung dari masyarakat,” ujarnya, Sabtu (9/11). Ia menegaskan, dukungan masyarakat terus mengalir untuk pasangan nomor urut satu ini.

Andi menyatakan, tim mereka aktif mendekati berbagai elemen masyarakat Bogor untuk memenangkan hati rakyat. “Kami bekerja keras dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa klaim elektabilitas ini didasarkan pada kepanikan pihaknya. Sosialisasi yang dilakukan pasangan Rudi – Jaro, katanya, merupakan bukti nyata dalam menyerap aspirasi warga.

“Kami percaya pada strategi yang terukur dan dukungan rakyat, bukan sekadar klaim,” jelas Andi. Menurutnya, pendekatan langsung kepada masyarakat adalah cara timnya membangun komunikasi efektif.

Elektabilitas Merupakan Hasil Kerja Keras

Andi menegaskan bahwa elektabilitas ini merupakan hasil kerja keras dan dukungan nyata masyarakat. “Kami yakin, hasil baik tercapai karena kedekatan kami dengan rakyat,” ungkapnya.

Andi menambahkan, tim paslon nomor satu selalu mengutamakan keterbukaan serta evaluasi diri. Mereka pun, katanya, terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Klaim elektabilitas ini, menurut Andi, wajar sebagai bentuk kepercayaan diri tim setelah upaya panjang. “Optimisme ini berdasar dukungan nyata masyarakat yang menginginkan perubahan,” katanya.

Meski ada tudingan kepanikan, Tim Rudi – Jaro tetap fokus menghadirkan program pro rakyat. “Kami tidak terpengaruh berbagai tudingan. Kami percaya rakyat menginginkan pemimpin yang terbuka,” tegasnya.

Andi menambahkan, timnya mengutamakan program unggulan seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Selama kampanye, Andi mengajak semua pihak untuk bersaing sehat dengan adu program.

“Kampanye ini bukan tentang mengalahkan pihak lain, tapi membawa perubahan positif,” katanya. Ia berharap masyarakat dapat melihat pihak yang benar-benar peduli pada kesejahteraan mereka.

Andi menutup dengan harapan bahwa pemimpin yang berkomitmen dan peduli pada rakyat akan terpilih. (fz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Desak Kejari Bogor Bergerak Lebih Cepat: Jangan Biarkan Aktor Intelektual Kasus RSUD Parung Lolos dari Jerat Hukum

24 July 2026 - 02:04 WIB

BPI KPNPA RI Minta Kasus RSUD Parung Diusut Tuntas: Jangan Berbelit, Bongkar Semua Nama yang Terlibat!

22 July 2026 - 01:49 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar H. Sangkuh Waji dan H. Mujiono Gelar Arisan Keluarga di Wisma Lokawiratama

19 July 2026 - 15:44 WIB

Rudy Susmanto dan Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis Berasrama Segera Hadir

13 July 2026 - 11:34 WIB

Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah Penyumbat Kali Baru

10 July 2026 - 01:41 WIB

Trending on Bogor