Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Pemkab Bogor Tingkatkan Kualitas Penyiar Radio Melalui Workshop Penyiaran dan Produksi

badge-check


					Pemkab Bogor Tingkatkan Kualitas Penyiar Radio Melalui Workshop Penyiaran dan Produksi Perbesar

SAHABAT PEMDA BOGOR | CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui UPT Radio Teman 95,3 FM Diskominfo, membekali penyiar radio.

Tujuan pelatihan ini agar penyiar adaptif terhadap perkembangan teknologi dan teknik produksi terbaru.

Acara ini berbentuk workshop yang digelar di M-One Hotel Sukaraja, Selasa (5/11/24).

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Bogor, Linda Hendrayani SWT, menekankan pentingnya media radio.

“Radio masih diminati masyarakat, terutama di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Menurut Linda, radio adalah media massa yang mampu menghadirkan kedekatan antara penyiar dan pendengar. Di era digital, radio masih eksis di tengah maraknya media baru.

“Penyiar perlu terus meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mereka,” lanjut Linda.

Hal ini, katanya, agar informasi yang disampaikan lebih menarik, edukatif, dan relevan. Radio harus menjadi media massa yang tetap dibutuhkan masyarakat di era digital ini.

Linda juga berharap pelatihan ini bisa meningkatkan wawasan dan kualitas penyiar. “Kegiatan ini menjadi sarana peningkatan kualitas penyiar sesuai kebutuhan pendengar,” tambahnya.

Linda mendorong peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

“Jadikan workshop ini sebagai momentum menggali informasi agar bermanfaat di tempat kerja masing-masing,” tegasnya.

Kepala UPT Radio Teman 95,3 FM

Kepala UPT Radio Teman 95,3 FM, Purnama Karnadi, menambahkan tujuan kegiatan ini.

“Kami ingin memberikan bekal dalam perencanaan produksi konten radio berbasis teknologi,” ujarnya. Purnama menjelaskan bahwa teknik penyiaran dan konten perlu terus diperbarui.

Di era digital, radio bisa memanfaatkan media sosial untuk menjangkau lebih banyak pendengar.

“Konten yang menarik dan berkualitas mempermudah menarik audiens baru,” kata Purnama. Menurutnya, radio harus memiliki suara yang berkualitas dan konten yang kompetitif.

Purnama menambahkan bahwa teknik penyiaran dan produksi yang baik adalah kunci kesuksesan program radio. “Dengan keterampilan yang tepat, penyiar dan produser dapat bersaing dengan media lain,” ungkapnya.

Produser dan penyiar dari News Channel RRI Bogor, Maulana Isnarto, menegaskan hal serupa.

“Radio masih dibutuhkan, meski ada penurunan tiga persen pendengar pasca-Covid-19,” jelas Maulana. Ia menilai bahwa penyiar harus kreatif, inovatif, dan adaptif menghadapi perubahan teknologi.

Maulana juga menyebutkan peningkatan jumlah pendengar radio selama pandemi.

“Saat pandemi, pendengar bertambah 30 juta untuk kebutuhan informasi,” ujarnya. Maulana menegaskan pentingnya teknik penyiaran yang baik untuk memenuhi ekspektasi pendengar.

“Radio menciptakan hubungan personal dengan pendengar,” tutup Maulana.

Menurutnya, teknik penyiaran yang baik memperkuat hubungan ini. Teknologi penyiaran modern seperti podcast dan siaran digital perlu dimanfaatkan. (andi/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor