Menu

Dark Mode
Proyek Jalan Gunung Botak Picu Polemik, 12 Fasilitas Penambang Rusak Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan Tingkatkan Kualitas Orator Perempuan, Pac Fatayat Nu Neglasari Gelar Pelatihan Public Speaking Di Aula Kecamatan Ciledug DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan ASN Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi Polres Buru Gelar Kegiatan Operasional Triwulan I 2026 Sinergikan Strategi Kamtibmas

Bogor

Dishub Bogor Gelar Operasi ODOL di Tol Jagorawi untuk Tekan Angka Kecelakaan

badge-check


					Dishub Bogor Gelar Operasi ODOL di Tol Jagorawi untuk Tekan Angka Kecelakaan Perbesar

SAHABAT PEMDA BOGOR | CIBINONG – Dishub Bogor menggelar Operasi Gabungan Over Dimensi Overload (ODOL).

Kegiatan ini dilakukan di Jembatan WIM Ciawi, Tol Jagorawi, pada Kamis (31/10/24).

Tujuannya untuk menekan kecelakaan akibat muatan berlebih pada angkutan barang.

Operasi gabungan ini akan berlangsung dua hari.

Kegiatan ini melibatkan PJR, Laka Ciawi, Dishub Bogor, JMTO Area Jagorawi, dan Satgas Jagorawi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menyatakan operasi ini untuk menekan angka kecelakaan.

Penertiban menyasar kendaraan yang over dimensi dan overload yang membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Kami lakukan operasi gabungan untuk meminimalisir kecelakaan,” ujar Dadang.

Operasi ini mencakup tindakan tilang oleh PJR terhadap kendaraan melanggar muatan.

Dadang menjelaskan, penindakan mencakup tilang SIM dan Buku Uji bagi pengendara yang melanggar.

“Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas,” tambahnya.

Ia berharap operasi rutin ini bisa menekan angka kecelakaan karena muatan berlebih.

Selain itu, operasi juga diharapkan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

“Operasi ODOL ini rutin kami laksanakan dua kali sebulan di jembatan timbang,” pungkas Dadang.

Operasi ODOL diharapkan dapat mendorong kepatuhan sopir terhadap aturan muatan dan dimensi kendaraan. Ketaatan ini penting untuk mencegah risiko kecelakaan bagi pengguna jalan yang lain.

Kepala Seksi Penegakan Dishub Kabupaten Bogor, Wahyu Hidayat, menyebut operasi ini melibatkan teknologi.

“Kita manfaatkan perangkat WIM untuk mendeteksi kendaraan yang melebihi batas,” ungkap Wahyu.

Ia menambahkan, teknologi ini memudahkan petugas untuk langsung melakukan penindakan. Dengan sistem ini, pelanggaran lebih cepat terdeteksi dan terdata dengan akurat. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengajian Bulanan PCM Cibinong: Teguhkan Gerakan Berkemajuan dan Dakwah yang Mencerahkan

12 April 2026 - 05:47 WIB

DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan ASN

7 April 2026 - 16:46 WIB

DPRD Bogor Dorong Pengusutan Tuntas

Musrenbang RKPD 2027 Jadi Tahap Akhir Perencanaan, DPRD Bogor Pastikan Aspirasi Warga Terakomodasi

7 April 2026 - 04:34 WIB

Musrenbang RKPD 2027

Relawan SAHARA Hadiri dan Meriahkan Milad Owner PT Hiraya Baraya, Bu Hajjah Nurlela

3 April 2026 - 01:57 WIB

Seluruh Camat dan Kepala Desa Didorong Ikut Tes Urine, DPRD Apresiasi Langkah Nyata Bupati Bogor

2 April 2026 - 12:57 WIB

Trending on Bogor